Hanya 9 Kabupaten se-Indonesia, Mamuju Terpilih dalam Program Sekolah Digital “Ruang Murid”

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Kabupaten Mamuju kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam program perbaikan sarana dan prasarana pendidikan yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Mamuju ditetapkan sebagai salah satu dari sembilan kabupaten se-Indonesia yang terpilih untuk melaksanakan pilot project pembelajaran digital berbasis micro learning melalui aplikasi “Ruang Murid”.

Program ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan, tetapi juga bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Di Mamuju, tiga sekolah ditunjuk sebagai percontohan awal, yakni SD Inpres Karema, SD Inpres Puncak, dan SD Negeri 1 Mamuju. Ketiganya telah mulai menerapkan sistem pembelajaran berbasis digital yang memanfaatkan smart board dan metode interaktif lainnya untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.

Perwakilan Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Dr. H. Abdul Halim Muharram, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Mamuju. Ia menilai pemilihan ini merupakan hasil dari keselarasan kebijakan pusat dan daerah yang dijalankan oleh Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi. “Teknologi digital bukan lagi pelengkap, tapi telah menjadi kebutuhan utama dalam dunia pendidikan. Semua elemen pendidikan harus siap menghadapi perubahan ini,” ungkap Halim.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, dalam sambutannya menyatakan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan. Ia berharap seluruh komponen pendidikan, terutama para guru, dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi dalam bidang teknologi. “Jangan sampai murid kita lebih pintar dari gurunya. Ini harus menjadi perhatian serius, semua tenaga pendidik harus terus meng-upgrade diri agar tidak tertinggal,” tegas Sutinah.

Usai kegiatan seremoni, para guru langsung diberi kesempatan mempraktikkan metode pembelajaran micro learning menggunakan aplikasi Ruang Murid. Dengan panduan smart board yang interaktif, pembelajaran menjadi lebih hidup. Siswa pun tampak antusias dan lebih nyaman dalam menerima materi pelajaran.

Dengan terpilihnya Mamuju sebagai salah satu lokus program sekolah digital, diharapkan transformasi pendidikan berbasis teknologi di daerah ini dapat berjalan optimal dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Berita Terkait

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah
Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima
2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah
Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:45 WIB

Kafilah MTQ Sulbar Bertolak ke Semarang, Bawa Misi Harumkan Nama Daerah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:31 WIB

Gubernur Suhardi Duka Siapkan 50 Beasiswa untuk Mahasiswa Unasman, Rektor Diminta Tentukan Penerima

Jumat, 11 September 2026 - 11:40 WIB

2.006 Siswa Sulbar Dapat Beasiswa dan Perlengkapan Sekolah

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Berita Terbaru