Hearing di DPRD Sulbar 2026, DKPPKB Paparkan Evaluasi Kesehatan 2025, Stunting dan Layanan Ibu-Anak Jadi Sorotan

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memaparkan hasil Monitoring dan Evaluasi Program Kesehatan Tahun 2025 dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (11/2/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Komisi IV DPRD Sulbar tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Abdur Rahim, dan dihadiri Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat dr. Hj. Nursyamsi Rahim, Sekretaris Dinas, serta seluruh kepala bidang lingkup DKPPKB.

Dalam pemaparannya, dr. Nursyamsi Rahim menegaskan bahwa pembangunan kesehatan di Sulawesi Barat harus berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan Visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera yang diusung Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan dasar, perlindungan kesehatan masyarakat, serta intervensi yang berdampak langsung terhadap penurunan masalah kesehatan strategis menjadi fokus utama pembangunan kesehatan daerah.

“Secara umum, capaian indikator kesehatan Sulawesi Barat tahun 2025 menunjukkan tren positif. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) telah mencapai 100 persen, serta pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terus menunjukkan kemajuan,” katanya.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan. Prevalensi stunting tercatat sebesar 26,8 persen, masih di atas target 22 persen. Hal ini menandakan perlunya penguatan intervensi gizi, kesehatan ibu, serta penanganan keluarga berisiko secara lebih intensif.

Pada sektor kesehatan ibu dan anak, angka kematian ibu tahun 2025 tercatat 36 kasus, menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, masih terdapat ketimpangan antarwilayah, dengan kasus tertinggi di Kabupaten Polewali Mandar dan Majene.

Sementara itu, angka kematian bayi meningkat menjadi 326 kasus, yang didominasi oleh gangguan pernapasan, berat badan lahir rendah, dan komplikasi neonatal. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas pelayanan kehamilan, persalinan, serta perawatan bayi baru lahir.

Beberapa indikator layanan dasar masih perlu diperkuat, di antaranya: Kunjungan antenatal K6 baru mencapai 42,51 persen dari target 80 persen, Imunisasi bayi lengkap sebesar 50,80 persen, Program Cek Kesehatan Gratis baru mencapai 15,97 persen, dan penemuan kasus TBC mencapai 79 persen, masih di bawah target nasional 90 persen

Meski begitu, beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Barat telah menunjukkan capaian yang cukup baik dalam peningkatan layanan kesehatan.

Menutup paparannya, dr. Nursyamsi Rahim menegaskan komitmen DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat untuk terus memperkuat pembangunan kesehatan melalui: Peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting berbasis keluarga berisiko, peningkatan cakupan layanan kesehatan dasar, penguatan sistem rujukan dan audit kematian maternal dan neonatal.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta mendorong pembangunan kesehatan Sulawesi Barat yang lebih berdampak, merata, dan berkelanjutan di tahun 2026.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-22 Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Akses Pangan Terjangkau melalui GPM Serentak
Maulid Nabi di Sulbar, Menag Nasaruddin Umar Soroti Kemajuan Mamuju
Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar
Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra
Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman
Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026
Dari Maulid hingga Peletakan Batu Pertama, Ini Agenda Menag Nasaruddin Umar di Sulbar
Jelang HUT ke-22 Sulbar, Sekda Junda Maulana Minta Perayaan Meriah tapi Tak Mewah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:52 WIB

Sambut HUT ke-22 Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Akses Pangan Terjangkau melalui GPM Serentak

Senin, 21 September 2026 - 14:26 WIB

Maulid Nabi di Sulbar, Menag Nasaruddin Umar Soroti Kemajuan Mamuju

Minggu, 20 September 2026 - 19:55 WIB

Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar

Minggu, 20 September 2026 - 16:38 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra

Minggu, 20 September 2026 - 15:50 WIB

Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman

Berita Terbaru

Hallo Polisi

URC Polres Mateng Ringkus Terduga Curanmor, 3 Motor Diamankan

Senin, 21 Sep 2026 - 20:45 WIB