MAMUJU – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sulawesi Barat XI Tahun 2026 semakin matang. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Sulbar, Murdanil, memastikan Petunjuk Teknis (Juknis) dan seluruh dokumen pendukung kegiatan telah resmi diajukan kepada Sekretaris Provinsi Sulbar, Junda Maulana.
Kepastian itu disampaikan Murdanil saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan, secara substansi, juknis pelaksanaan MTQ XI Sulbar sudah final setelah melalui pembahasan intensif bersama LPTQ Provinsi Sulbar dan sejumlah pihak terkait.
“Juknis dan dokumen pelaksanaan kegiatan sudah kami ajukan ke Bapak Sekprov. Saat ini tinggal menunggu proses penandatanganan untuk kemudian ditetapkan secara resmi,” tegas Murdanil.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang mendorong agar seluruh tahapan persiapan MTQ XI dilakukan secara profesional, tertib, dan sesuai regulasi nasional.
Pemprov Sulbar, lanjut Murdanil, berkomitmen penuh mendukung suksesnya MTQ XI yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026 di Kabupaten Mamuju. Sejumlah persiapan teknis dan administratif terus dimatangkan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan ketentuan pokok pelaksanaan, MTQ XI Sulbar akan mempertandingkan berbagai cabang lomba bergengsi, antara lain Cabang Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, hingga Seni Kaligrafi Al-Qur’an dengan berbagai golongan putra dan putri.
Adapun lokasi kegiatan direncanakan tersebar di sejumlah titik strategis di Mamuju, seperti Masjid Raya Suada, Masjid Nurul Muttahidah, Masjid Al-Quba, serta SMAN 1 Mamuju. Penyebaran lokasi ini diharapkan mampu mengakomodasi seluruh cabang lomba sekaligus memaksimalkan partisipasi masyarakat.
Murdanil menambahkan, setelah juknis resmi ditandatangani, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi kepada pemerintah kabupaten dan LPTQ kabupaten se-Sulbar. Tahapan pendaftaran, verifikasi administrasi, hingga penetapan peserta akan dikawal agar berjalan tepat waktu dan transparan.
“Kita ingin seluruh proses, mulai dari pendaftaran peserta, verifikasi administrasi hingga pelaksanaan lomba, berjalan tertib dan transparan sesuai pedoman yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh pemerintah kabupaten untuk mulai mempersiapkan kafilah terbaik sejak dini. Menurutnya, MTQ XI Sulbar bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga momentum strategis dalam membina generasi Qur’ani di Sulawesi Barat.
Dengan segera ditandatanganinya juknis oleh Sekprov Sulbar, seluruh tahapan pelaksanaan MTQ XI 2026 diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal. Mamuju pun bersiap menjadi pusat syiar Al-Qur’an dan panggung prestasi qari-qariah terbaik se-Sulbar.










