Ketua IPMAPUS Cabang Mamuju Akbar Tegas Menolak Azas Dominus Litis dan RUU KUHP

- Jurnalis

Minggu, 9 Februari 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Ketua Ikatan Pemuda Mahasiswa Pesisir Selatan (IPMAPUS) Cabang Mamuju, Akbar, dengan tegas menolak dan mengkritisi penerapan azas Dominus Litis dan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang sedang dibahas oleh pemerintah. Menurut Akbar, kedua hal tersebut berpotensi menciptakan kekuatan lembaga yang memiliki kewenangan sangat besar dan mengarah pada penyalahgunaan wewenang.

Akbar menjelaskan bahwa penerapan azas Dominus Litis dapat menimbulkan berbagai masalah besar dalam sistem hukum Indonesia. “Azas ini berpotensi menciptakan ketidakpastian hukum yang luar biasa, mengabaikan prinsip-prinsip hukum yang ada, dan malah berpotensi mengarah pada kekacauan dalam penegakan hukum,” ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan kepada media.

Menurutnya, salah satu dampak serius yang mungkin terjadi adalah kesalahan dalam pembuktian dan pelaksanaan hukum yang tidak adil. “Jika azas Dominus Litis diterapkan, maka kesalahan dalam pembuktian suatu kasus bisa menjadi preseden buruk, yang dapat mempengaruhi rasa keadilan masyarakat dan merusak sistem hukum yang ada,” tambahnya.

Akbar juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait dengan potensi penyalahgunaan wewenang oleh lembaga yang diberikan kewenangan lebih besar melalui penerapan azas tersebut. “Hal ini bisa menciptakan ketidakseimbangan dan merusak struktur hukum yang sudah ada, bahkan bisa memicu konflik dengan peraturan perundang-undangan lainnya,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Akbar juga menyatakan bahwa RUU KUHP yang sedang dibahas mengandung sejumlah pasal yang dianggapnya dapat mempengaruhi prinsip dasar hukum yang ada di Indonesia, yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa dan tokoh pemuda.

Dalam pernyataannya, Akbar yang juga merupakan aktivis mahasiswa dan tokoh pemuda, dengan tegas menegaskan kembali sikapnya dan IPMAPUS terhadap Azas Domino Litis dan RUU KUHP. “Kami, para aktivis mahasiswa dan tokoh pemuda, sekali lagi menegaskan untuk menolak penerapan azas Dominus Litis dan juga menentang RUU KUHP yang dinilai akan merugikan masyarakat,” tutupnya.

Penolakan ini menjadi sorotan, dengan harapan agar pemerintah mendengarkan aspirasi para pemuda dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari kebijakan-kebijakan tersebut terhadap sistem hukum dan keadilan di Indonesia.

Berita Terkait

FKUB Sulbar Apresiasi Jumat Keliling Kapolda, Pendekatan Kultural Dinilai Efektif Cegah Gangguan Kamtibmas
Proyek Drainase Rp2,1 Miliar di Polman Disorot, Material Galian Picu Kecelakaan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato Sampaga, Polisi Lakukan Identifikasi
Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Ajak Perkuat Nilai Leluhur, KKSS-IWSS Sulbar Hadirkan Ketua Umum PB DDI Prof. Dr. A. Syamsul Bahri A. Galigo
Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau
Turnamen Song KKSS Sulbar Pererat Silaturahmi di HUT RI ke-81
Perkuat Konsolidasi dan Silaturahmi, BPW KKSS Sulbar Kunjungan Kerja ke BPD KKSS Polewali Mandar
Viral! Luarbiasa, Muhammad Ja’far Hasibuan Bedah Kisahnya Dari 70 Ribu Rupiah, Jadi Referensi Akademik Dunia
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:15 WIB

FKUB Sulbar Apresiasi Jumat Keliling Kapolda, Pendekatan Kultural Dinilai Efektif Cegah Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 26 September 2026 - 14:59 WIB

Proyek Drainase Rp2,1 Miliar di Polman Disorot, Material Galian Picu Kecelakaan

Jumat, 18 September 2026 - 14:02 WIB

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Dato Sampaga, Polisi Lakukan Identifikasi

Jumat, 11 September 2026 - 00:39 WIB

Gelar Maulid Nabi 1448 H dan Ajak Perkuat Nilai Leluhur, KKSS-IWSS Sulbar Hadirkan Ketua Umum PB DDI Prof. Dr. A. Syamsul Bahri A. Galigo

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Dr. Haedar Harun: KKSS Rumah Bersama di Tanah Rantau

Berita Terbaru