Lembaga BPKP Pantau Penerimah Alnsintan Terkai Merebaknya Isu Adanya Pungutan

- Jurnalis

Kamis, 26 November 2020 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sengkang – Lembaga Badan Pemantau Dan Kebijakan Publik (BPKP) Kabupaten Wajo saat ini tengah mwmantai/monitoring terhadap sejumlah kelompok penerimah bantuan Alsintan dari aspirasi dari Partai Nasdem.

Hal tersebut dilakukan pihak Lembaga BPKP Wajo setelah adanya sejumlah isu yang merebak terkait hal soal adanya kontribusi atau pembayaran sejumlah dana oleh kelompok penerimah Alsintan tersebut.

Ketua BPKP Wajo, Andi Sumi melalui pesan releasnya kepada awak media mengungkapkan hal tersebut dan mengakatan terkait dengan adanya isu dugaan dana pungutan atau pembayaran oleh kelompok penerimah Alsintan tersebut.

“Kami BPKP Wajo akan memantau isu ini dan akan telusuri terhadap sejumlah kelompok penerimah bantuan aspirasi tersebut dan akan mempertanyakan ke instnsi terkait dengan nama dan jumlah kelompok tani yang mendapatkan alsintan tersebut”.Ucapnya

Dalam waktu dekat ini anggota BPKP akan turun mengecek dan kumpulkan datanya untuk memastikan hal tersebut terkait isu pungutan atau pembayaran dan kalau betul adanya, tentu ini akan kami laporkan secara resmi.Tambahnya

Disisi lain Ketua DPD Nasdem Wajo, Andi Gusti Makkarodda yang dihubungi terpisah menampik hal tersebut dan menyatakan kalau soal pembayaran atau pungutan tersebut itu tidak ada sama sekali.

Tapi kalau terkait beban untuk kelompok penerimah bantuan Alsintan itu, memang ada sejumlah dana atau anggaran yang harus dikeluarkan karena adanya salah satu alat alsintan tersebut memang ada alata atau peralatan alsintanya yang kurang.

“Jadi karena memang ada alat atau peralatanya yang kurang sehingga itu disepakati dibebankan terhadap kelompok penerimah bantuan untuk membelinya atau untuk alat alsintan tersebut”.Tambahnya

Sekedar diketahui Bupati Wajo, sebelumnya DR. Haji Amran Mahmud. Msi menyerahkan puluhan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk petani, Senin 23 November 2020 lalu, di Kelurahan Anabanua, Kecamatan Maniangpajo.

Sebanyak 65 unit Alsintan yang diserahkan, terdiri dari Roda 4 sebanyak 15 unit dan Roda 2 sebanyak 50 unit.

Alsintan yang diserahkan Bupati adalah bantuan dari Kementerian Pertanian melalui
APBN Tahun 2020.

Orang nomor satu di bumi Lamaddukkelleng ini juga, berterimakasih kepada Partai Nasdem yang telah membantu dan memfasilitasi petani di Wajo untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat.

“Terimakasih saya ucapkan kepada Partai Nasdem atas bantuannya, dan ini merupakan bentuk  kepedulian Partai Nasdem terhadap petani di Kabupaten Wajo,” pungkas Amran.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru