Mahtan dan Sahabat Hidayah Mamuju, Inisiasi Program Sulbar Hapus Tatto’

- Jurnalis

Senin, 4 November 2019 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Merespon atensi sejumlah pemuda yang ingin menghapus tato, Komunitas Sahabat Hidayah Mamuju bersama Komunitas Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (MAHTAN) akan melaksanakan kegiatan Sulbar Hapus Tatto yang akan dilaksanakan akhir tahun ini.

Pembina Sahabat Hidayah Mamuju, Rahmat Sopyan mengatakan kegiatan sulbar hapus tato ini tujuannya memfasilitasi atensi sejumlah pemuda khususnya di kota Mamuju yang sering bertanya tempat dan cara hapus tato.

“ini upaya kami memfasilitasi saudara-saudara kita yang mau berhijrah ataupun yang telah berhijrah tapi masih memiliki tato dan mereka tidak nyaman dengan tatonya, rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan di akhir bulan Desember 2019,” Jelas Rahmat saat dikonfirmasi Senin (04/11/19)

Rahmat juga menambahkan Sulbar Hapus Tato sebagai bentuk komitmen sahabat hidayah Mamuju untuk memfasilitasi dan membina generasi muda yang ingin berhijrah kearah yang lebih baik lagi.

Program penghapusan tato yang akan dilaksanakan tersebut, panitia menggratiskan semua biaya kepada siapa saja yang ingin datang, namun sebelum menjalani proses tersebut peserta harus melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang sudah ditentukan.

“Ada syarat yang harus dilakukan oleh para peserta, diantaranya mereka yang ikut harus benar-benar memiliki niat untuk berubah atau berhijrah dan ingin mendekatkan diri dengan ajaran Islam,” Ungkap Rahmat

Syarat kedua, adalah harus menghafal minimal 10 ayat pertama Surah Ar Rahman. syarat untuk menghafal Surah Ar Rahman ini agar mereka dapat mengerti arti yang terkandung di dalam surah tersebut.

Adapun syarat utamanya, peserta juga harus membawa hasil cek laboratorium, yang menyatakan bebas dari tiga penyakit diantaranya HIV/AID, Hepatitis, dan Diabetes. Ketiga penyakit tersebut menjadi syarat utama karena jika seorang memiliki penyakit itu tidak bisa dilakukan hapus tato, karena dikhawatirkan akan ada efek samping yang tidak baik bagi peserta.

Proses penghapusan tatto ini menggunakan metode laser. Dengan teknologi canggih metode laser untuk menghilangkan tato dapat digunakan dan lebih efektif dengan risiko efek samping bekas luka yang minim.

Berita Terkait

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Satgas MBG dan Dispangda Sulbar Matangkan Kesiapan Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB