Marak Pembobolan Kotak Amal di Sejumlah Masjid, Kesbangpol Sulbar Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

- Jurnalis

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Maraknya kasus pembobolan kotak amal di sejumlah masjid di wilayah Sulawesi Barat menjadi perhatian pemerintah daerah. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat mengimbau masyarakat dan pengurus masjid untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat, Darwis Damir, mengatakan pengurus masjid bersama masyarakat perlu memperkuat pengawasan terhadap kotak amal serta meningkatkan keamanan di lingkungan tempat ibadah.

“Pengurus masjid dan masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kotak amal dan aktivitas orang yang tidak dikenal di sekitar lingkungan masjid,” kata Darwis.

Ia menjelaskan, imbauan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka serta tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kesbangpol dalam melakukan deteksi dini serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan keagamaan di daerah.

Menurut Darwis, Kesbangpol memiliki peran dalam melakukan pemantauan potensi gangguan keamanan serta membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat untuk mencegah munculnya gangguan yang dapat meresahkan masyarakat.

“Melalui fungsi deteksi dini dan kewaspadaan masyarakat, kami mengingatkan agar pengurus masjid memperkuat sistem pengamanan, misalnya dengan menempatkan kotak amal di lokasi yang mudah diawasi, melakukan penguncian yang lebih baik, serta mempertimbangkan pemasangan kamera pengawas atau CCTV,” ujarnya.

Ia juga mendorong masyarakat untuk aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan atau pemerintah setempat.

Darwis menambahkan, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi keamanan daerah tetap kondusif, terutama pada momentum bulan suci Ramadan yang biasanya diiringi dengan meningkatnya aktivitas ibadah di masjid.

“Kesbangpol akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Barat agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu
Pastipadu Sulbar Dievaluasi! Stunting dan Kemiskinan Turun, Perkawinan Anak Justru Naik
Gubernur Sulbar Suhardi Duka Ajak Pejabat Perdalam Ilmu Agama, Buya Arrazy Hasyim Hadir Beri Tausiah
SDK Desak Bupati se-Sulbar Usulkan Desa Tanpa Listrik, Tenaga Surya Jadi Solusi!
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:22 WIB

Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:19 WIB

BPBD Sulbar Salurkan 6.000 Liter Air Bersih di Mamuju, Warga Terdampak Kekeringan Dibantu

Berita Terbaru