Membentuk Satgas Kesehatan Pilkada, Satgas Kebencanaan, dan Konsisten GPM, Kemendagri Apresiasi Kinerja Pj Bahtiar

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Tim Evaluator Irjen Kementerian Dalam Negeri mengapresiasi kinerja PJ Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin. Sejumlah program dijalankan dinilai memberi dampak positif untuk kondusifitas daerah dan stabilitas perekonomian di daerah.

Berdasarkan catatan Kemendagri, program yang diapresiasi seperti Terbentuknya Satgas Kesehatan Pilkada Serentak, Satgas Kebencanaan, dan Konsisten menjalankan Gerakan Pangan Murah.

Kepala Dinas Kominfopers Sulbar Mustari Mula mengemukakan, hasil evaluasi kinerja ini disampaikan tim evaluator Irjen Kemendagri dalam evaluasi PJ Gubernur se- Indonesia di Ruang Pertemuan Utama Lantai 8 Itjen Kemendagri Jakarta, Senin 2 Desember 2024.

Staf khusus Kemendagri, Dr. Kastorius Sinaga yang juga memimpin tim evaluator menyampaikan apresiasi atas suksesnya pilkada di Sulbar. Bahkan sebuah inovasi seperti Satgas Kesehatan Pilkada telah dibentuk. Pemprov Sulbar dan enam kabupaten serta tim dari forkopimda kompak menjadikan puskesmas di seluruh kecamatan menjadi posko pelayanan selama proses pilkada serentak.

Satgas Kesehatan ini terbentuk di bawah kordinasi Dinas Kesehatan Sulbar yang membentuk satgas hingga tingkat kecamatan yang berbasis TPS. Satgas ini bekerja menjaga dan memeriksa kesehatan petugas pemilu hingga berakhir masa perhitungan. Hal ini dilakukan oleh Pj Bajtiar agar terdapat petugas kesehatan yang sigap jika sewaktu waktu terdapat peserta pemilu yang sakit. “Mereka standby selama 24 jam” ujar Pj Bahtiar.

Sementara itu untuk Satgas Kebencanaan terbentuk mengingat Sulawesi Barat termasuk daerah rawan bencana di Sulbar baik bencana gempa bumi maupun longsor. Pj Bahtiar menyiapkan satgas yang akan memantau cuaca hingga Maret 2025.

Hal lain adalag Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilakukan hingga ke pelosok. Dinas Ketahanan Pangan Sulbar dianggap sukses menekan lajunya inflasi yang menyebabkan Sulbar selalu berada di bawah angka rata rata nasional. Yang terbaru pada bulan November di mana BPS mencatat Inflasi di Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan tren positif dengan angka year-on-year (y-on-y) sebesar 1,18% pada November 2024, TURUN dibandingkan Oktober 2024 yang tercatat 1,63%. Capaian ini menempatkan Sulawesi Barat di peringkat ke-11 terbaik nasional dari 38 provinsi, lebih baik dari rata-rata inflasi nasional sebesar 1,55% year-on-year (y-on-y)

“Beberapa inovasi yang mendapat apresiasi seperti GPM, selain rutin dilaksanakan setiap Minggu juga menyasar hingga ke desa-desa,” kata Mustari.

Selain itu terbentuknya siaga bencana daerah, hal ini sebagai respon atas antisipasi bencana alam

Berita Terkait

Mulai 2027, Kerja Sama Media Pemprov Sulbar Wajib Lewat E-Purchasing
Asap Karhutla Ancam Kesehatan, Dinkes Sulbar Ingatkan Warga Waspada
Karhutla Mengancam Sulbar, BPBD Minta Warga Siapkan Tas Darurat
Makam La Salaga Jadi Sorotan, Ada Jejak Bali di Tanah Mamuju
Sulteng Kuasai Piala Gubernur Gateball Sulbar, Junda Maulana Bicara Jam Terbang
6 Ton Udang Pasangkayu Hasilkan Rp30 Miliar, DKP Sulbar: Jangan Lagi Nyeberang
Komisi II DPRD Sulbar Belajar Strategi APBD Perubahan dari Sulsel
Aset Pemprov Sulbar Diklaim Pihak Lain, Biro Hukum Bergerak ke Kejati
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Mulai 2027, Kerja Sama Media Pemprov Sulbar Wajib Lewat E-Purchasing

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Karhutla Mengancam Sulbar, BPBD Minta Warga Siapkan Tas Darurat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Makam La Salaga Jadi Sorotan, Ada Jejak Bali di Tanah Mamuju

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Sulteng Kuasai Piala Gubernur Gateball Sulbar, Junda Maulana Bicara Jam Terbang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:26 WIB

6 Ton Udang Pasangkayu Hasilkan Rp30 Miliar, DKP Sulbar: Jangan Lagi Nyeberang

Berita Terbaru