Mobil Jemaat Dibobol Saat Ibadah Paskah di Polewali, Tas Raib

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Insiden pengrusakan kendaraan bermotor disertai dugaan pencurian terjadi di depan Gereja Musafir Lantora, Jalan Gunung Tammengundur, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (05/04/2026) pagi. Kejadian ini menghebohkan jemaat yang tengah melaksanakan ibadah Paskah.

Peristiwa tersebut dialami oleh MLS (43), warga Kelurahan Takatidung. Ia mendapati kaca mobilnya dalam kondisi pecah setelah selesai mengikuti ibadah bersama keluarga.

Menurut keterangan korban, dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 05.05 WITA dan memarkirkan mobil Mitsubishi Xpander GLS miliknya di depan gereja dalam kondisi terkunci.

“Setelah ibadah selesai sekitar pukul 07.15 WITA, kami kembali ke mobil dan melihat kaca belakang sebelah kiri sudah pecah. Saat dicek, tas milik istri saya yang berisi pakaian ganti sudah tidak ada,” ungkapnya.

Istri korban, D (41), bersama anaknya S (18), turut menjadi saksi. Keduanya memastikan tas tersebut sebelumnya tersimpan di dalam kendaraan saat mereka memasuki gereja untuk beribadah.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp2.000.000, termasuk kerusakan kaca mobil bagian belakang kiri. Kendaraan yang menjadi sasaran diketahui merupakan Mitsubishi Xpander GLS tahun 2019.

Menanggapi insiden tersebut, Kapolsek Polewali IPTU Samsul Bahri Subu mengatakan pihaknya telah turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan awal.

“Kami telah mendatangi TKP dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar AKP Budi Adi, S.H., S.Sos., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini secara serius.

“Tim kami akan melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti. Kami mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan atau mengalami tindak pidana serupa agar pelaku dapat segera ditindak,” tegasnya.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif. Pihak kepolisian juga telah mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi sebagai dasar proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat, khususnya saat memarkir kendaraan di tempat umum, guna mencegah aksi kejahatan serupa terulang kembali.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru