Orientasi Penyusunan RKPD Polman Libatkan Tim Sinkronisasi Pasangan ASSAMI

- Jurnalis

Kamis, 16 Januari 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polewali Mandar – Badan Penelitian Pengembangan dan Perencanaan (Balitbangren) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar kegiatan orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025. Acara yang berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Polman, Kamis (16/1/2025), dihadiri puluhan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Kegiatan ini melibatkan tim sinkronisasi pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, H. Samsul Mahmud dan Nursami MP (ASSAMI). Kehadiran tim ini bertujuan menyelaraskan rencana kerja OPD dengan visi dan misi kepemimpinan ASSAMI. Tim sinkronisasi yang hadir terdiri dari Zakir Akbar selaku ketua, Usman Suhuria, dan Fariruddin.

Dalam pemaparannya, Ketua Tim Sinkronisasi ASSAMI, Zakir Akbar, menyampaikan sejumlah poin penting terkait visi, misi, program kerja, dan janji kampanye pasangan ASSAMI. Ia menekankan bahwa agenda 100 hari pertama pemerintahan ASSAMI akan fokus pada penanganan sampah, pengendalian banjir, serta penyediaan akses air bersih.

“Problem sampah dan penanganan banjir akan menjadi prioritas utama dalam 100 hari pertama pemerintahan ASSAMI,” ujar Zakir. Selain itu, ia juga menyoroti program penanganan stunting, peningkatan mutu pendidikan, pengembangan produksi kakao, serta pelatihan keterampilan bagi pelaku UMKM sebagai langkah strategis mendukung pembangunan daerah.

Selain tim sinkronisasi, Balitbangren turut menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Agus Salim dari Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Wisnu dari Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, yang memberikan materi secara daring.

Dr. Agus Salim mengkritisi dokumen misi pasangan ASSAMI yang dinilai belum mencantumkan penjelasan mendetail terkait budaya dan agama. Ia menegaskan bahwa nomenklatur RPJMD harus disusun sesuai aturan perundang-undangan.

“Dalam nomenklatur RPJMD, penjelasan terkait misi bupati dan wakil bupati harus disertakan. Hal ini masih perlu disempurnakan dalam dokumen pasangan ASSAMI,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Polman, Hamdani Hamdi, menekankan pentingnya perencanaan APBD yang bersifat proaktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kita harus berpikir proaktif, bukan reaktif. APBD harus dirancang untuk memberikan manfaat maksimal,” ungkap Hamdani.

Kegiatan ini diharapkan mampu menyelaraskan program kerja seluruh perangkat daerah dengan visi pembangunan pasangan ASSAMI, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Polewali Mandar.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 116 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru