Pemprov Sulbar Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Siswa Kurang Mampu, Dorong Kualitas Pendidikan

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Upaya Pemprov Sulbar dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali terlihat melalui penyerahan bantuan seragam sekolah oleh Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, Hajrul Malik, kepada 31 siswa kurang mampu di SMA 1 Kalukku, Jumat, 25 Juli 2025.

Bantuan ini mencakup seragam, tas, sepatu, serta buku sekolah yang diharapkan mampu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memotivasi semangat belajar siswa.

Program ini merupakan hasil visi dan komitmen kuat Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), melalui Dinas Pendidikan Sulbar yang mengedepankan pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh daerah. Penyerahan bantuan ini bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan bagian dari strategi besar untuk membangun sumber daya manusia Sulawesi Barat yang unggul dan berdaya saing di masa depan.

Dalam kesempatan itu, Hajrul Malik juga mengampanyekan Gerakan Literasi Mandarras, sebuah terobosan inovatif yang menjadikan membaca 20 buku sebagai salah satu syarat kelulusan siswa. Program ini mengintegrasikan budaya literasi sebagai fondasi penting dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus membangun keseimbangan antara kecanggihan teknologi dan keterampilan membaca buku tradisional.

“Hadirnya program ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan literasi siswa, menumbuhkan kecintaan pada buku, sekaligus menyiapkan mereka untuk menjadi generasi pembelajar sepanjang hayat yang adaptif terhadap kemajuan teknologi,” jelas Hajrul Malik.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat juga menaruh perhatian khusus pada pengembangan kualitas guru sebagai motor utama pendidikan. Peningkatan kompetensi dan integritas tenaga pendidik diyakini akan menghasilkan proses pembelajaran yang lebih efektif dan bermutu.

Langkah-langkah terintegrasi yang diinisiasi oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka ini menjadi fondasi kokoh untuk menjadikan Sulawesi Barat sebagai provinsi yang maju dan sejahtera melalui pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Kunci suksesnya terletak pada sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat.

“Melalui kerja sama yang erat dan dukungan semua pihak, program-program inovatif ini akan membawa perubahan signifikan bagi pendidikan di Sulbar. Ini bukan hanya investasi untuk hari ini, tapi juga masa depan Sulawesi Barat yang gemilang,” tutup Hajrul Malik optimis.

 

Berita Terkait

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga
Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju
Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!
Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar
Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian
Karateka Se-Indonesia Adu Prestasi di Mamuju, SDK: Generasi Muda Harus Berjiwa Juang!
Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:41 WIB

DKPPKB Sulbar dan PMI Edukasi 80 Warga Pasa’bu, Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Legenda La Salaga dan Keris Manurung Siap Menggema di TMII, Sulbar Angkat Sejarah Kerajaan Mamuju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Sulbar Kejar Pemerataan Listrik, 84 Lokasi Masuk Target Pembangunan Lisdes 2026!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Jadi Pusat Edukasi Budaya, Mahasiswa STIE Banten Antusias Mengenal Tradisi Mandar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Anjungan Sulbar di TMII Benahi Aset Budaya, Tenun Sekomandi hingga Miniatur Sandeq Jadi Perhatian

Berita Terbaru