Pemprov Sulbar Jelaskan Penyertaan Modal di PT Bank Pembangunan Daerah Lewat Paripurna DPRD Sulbar

- Jurnalis

Senin, 7 Juli 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), Asisten Pemkesra Muh Jaun menghadiri rapat paripurna dalam rangka penjelasan Gubernur terhadap Ranperda tentang penyertaan modal daerah pada PT Bank Pembangunan Daerah Sulselbar di kantor DPRD Sulbar, Senin 7 Juli 2025.

Rapat paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sulbar Munandar Wijaya dan didampingi Wakil Ketua Abdul Halim serta hadir para anggota DPRD Sulbar.

Asisten I Pemprov Sulbar ini, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah yang bersumber dari usaha agro bisnis dan menyedia barang atau jasa itu wujud pembangunan daerah yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

“Ini sesuai amanat undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang merupakan dasar peneyelenggaraan Pemerintahan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” kata Jaun.

Ia menambahkan peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, hingga keadilan.

“Salah satu upaya kita mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai amanat undang-undang adalah merupakan investasi usaha kepada perusahaan yang memperoleh keuntungan maksimal dari operasinya untuk meningkatkan pendapatan usahanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemprov Sulbar pada perusahaan untuk menentukan strategi manajemen usahanya yaitu pengembilan investasi dan perencanaan maupun pengembangan usaha.

“Sehingga memperoleh deviden yang akan menjadi pendapatan asli daerah bagi pemerintah. Investasi kepada perbankan merupakan alternatif yang dapat memberikan penghasilan secara signifikan,” ujarnya.

Pemprov Sulbar melakukan penyertaan modal ke BPD berharap akan mendapatkan pengembalian yang menguntungkan dari hasil pengelolaan dana tersebut.

“Kita sadari selain deviden, investasi kepada perbankan dapat memperolehi resiko seperti kondisi keuangan perusahaan, berbisnis, dan keadan ekonomi nasional baik itu inflasi maupun yang lainnya,” paparnya.

“Potensi besar juga tidak kalah penting dengan investasi dengan perbankan. Pemprov Sulbar sebagai salah satu pemilik saham di BPD berharap adanya dampak terhadap masyarakat,” tandasnya.

Selanjutnya, penyertaan modal Pemprov Sulbar ini akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD Sulbar, sampai diputuskan menjadi Perda.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru