Penuhi Kebutuhan Pakan Ternak, UPTD BPHMT IB DTPHP Sulbar Masifkan Penanaman HPT

- Jurnalis

Kamis, 18 Januari 2024 - 07:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU–Mengawali tahun 2024, Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Perbibitan Hijauan Makanan Ternak dan Inseminasi Buatan (UPTD BPHMT IB) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan penanaman Leguminosa di lahan HPT BPHMT IB Kalukku, Mamuju. Penanaman Hijauan Pakan Ternak (HPT) ini sebagai bentuk optimalisasi lahan yang dimiliki oleh UPTD BPHMT Kalukku.

Optimalisasi ini dimulai dengan gerakan penghijauan yang mengoptimalkan lahan pekarangan, ladang dan galengan dengan tanaman pakan ternak bergizi dan berproduksi tinggi, seperti lamtoro, turi, gamal, indigorefa, rumput odot dan pakcong. Ini dapat mencukupi ketersediaan kebutuhan pakan hijauan sepanjang tahun, sehingga dapat meningkatkan produktivitas HPT dan berimbas pada peningkatan produktifitas ternak.

Kepala DTPHP Sulbar, Muhtar mengatakan, pakan merupakan salah satu faktor yang sangat penting dan menentukan berhasil tidaknya sebuah usaha peternakan.

“Pakan yang menjadi sumber nutrisi bagi ternak, harus terjamin ketersediaannya sepanjang waktu. Selain itu, pakan juga tidak boleh asal-asalan, tetapi harus memenuhi syarat baik kuantitatif maupun kualitatif,” kata Muhtar, Sabtu, 13 Januari 2024.

Muhtar menjelaskan, kelebihan turi yaitu dapat tumbuh cepat dengan persebaran biji, toleran terhadap berbagai jenis tanah dan curah hujan, kualitas dan palatabilitas hijauan tinggi.

“Kami berharap akan terjadi peningkatan produksi benih tanaman pakan ternak yang berkualitas dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan budidaya tanaman pakan ternak unggul di masa mendatang,” ujarnya.

Sekretaris DTPHP Sulbar, drh. Agus Rauf menyampaikan, luas lahan yang dimiliki UPTD BPHMT IB lebih dari 2 (dua) Hektar dan sudah ditanami berbagai pakan hijauan, seperti turi, lamtoro, indigofera, gamal, rumput pakcong dan odot untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak yang ada di UPTD itu.

“Salah satu tanaman unggulan yang ada yaitu turi. Turi merupakan tanaman yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi terutama kandungan protein kasarnya yakni sekitar 25-30 persen, sehingga dapat dijadikan sebagai pakan ternak ruminansia maupun ternak non ruminansia,” terangnya. (rls).

Berita Terkait

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus
APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi
7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan
Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB
30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana
52.329 Kasus ISPA di Sulbar, Balita dan Lansia Jadi Perhatian
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:14 WIB

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan

Berita Terbaru