Polres Kepulauan Aru Sita 3,6 Ton Miras Tradisional Jenis Sopi

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2020 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ARU — Polres Kepulauan Aru berkomitmen terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya. Apalagi saat ini Kabupaten Kepulauan Aru sedang melaksanakan pentahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 sehingga situasi Kamtibmas harus terjaga.

Salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan Kamtibmas di tengah-tengah masyarakat yaitu konsumsi minuman keras tradisional (sopi), karena itu, Polres Kepulauan Aru tetap berkomitmen untuk memberantas peredaran miras illegal di tengah masyarakat.

Kegiatan terkini, Polres Kepulauan Aru berhasil menggagalkan beredarnya 3,6 ton miras tradisional jenis sopi di wilayah hukum Polres Kepulauan Aru, Miras tradisional yang telah dikemas dalam 103 drygen masing2 berisi 35 liter ini telah kita amankan ke Mapolres Kepulauan Aru,” ujar Kapolres Kepulauan Aru AKBP Eko Budiarto kepada media ini Rabu (21/10/2020).

Penangkapan 3,6 ton tepatnya 3.605 liter miras jenis sopi ini dilakukan hari selasa (20/10/2020) sekitar pukul 18.00 Wit di kawasan Pelabuhan Yos Sudarso Kota Dobo. Saat itu sejumlah personil Satresnarkoba dipimpin Kasatresnarkoba AKP PJ Louhenapessy sedang melaksanakan kegiatan razia dalam gelar operasi Antik Siwalima tahun 2020.

Diduga pemilik sopi ini adalah EK (36) warga kelurahan Sipur, Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.
Modus penyelundupan ribuan liter miras jenis sopi ini yaitu pemilik memesan sopi dari daerah Tanimbar dan kemudian diangkut menuju Dobo dengan KM Dia Putra.

“Kita semua tahu, miras tradisional jenis sopi ini merupakan salah satu penyebab gangguan kamtibmas yang cukup tinggi. Karena itu, kita akan terus berperang atas peredaran miras illegal ini. Kita semua berharap agar daerah yang kita cintai ini dalam kondisi aman dan damai terutama saat pentahapan pilkada serentak,” tegas Eko.

Ia meminta adanya partisipasi masyarakat untuk bersama Polri serta TNI dan stakeholder lainnya bisa menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Eko menyadari, polisi tidak bisa bekerja sendiri menjaga keamanan dan ketertiban Kabupaten Kepulauan Aru. Butuh partisipasi aktif semua pihak termasuk warga masyarakat. Karena itu partisipasi masyarakat dan seluruh stakeholder lainnya sangat diperlukan untuk bersinergi bersama menjaga Kamtibmas di Bumi Jargaria. 

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru