Mamuju – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat menggelar pembekalan bagi petugas hidrologi dan klimatologi, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan strategis ini difokuskan pada peningkatan kualitas data sumber daya air yang menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan pembangunan, khususnya di sektor pertanian. Data curah hujan, debit air, hingga kondisi jaringan irigasi ditegaskan sebagai instrumen vital dalam menjamin ketersediaan air secara berkelanjutan di Sulawesi Barat.
Dinas PUPR Sulbar menilai, peran petugas hidrologi dan klimatologi di lapangan sangat menentukan stabilitas produksi pangan daerah. Akurasi data dan kedisiplinan kerja menjadi kunci dalam memastikan pasokan air tetap terjaga, terlebih dalam mendukung program prioritas nasional seperti MBG.
Pelaksanaan pembekalan ini sejalan dengan Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta menghadirkan pelayanan dasar yang berkualitas. Melalui penguatan disiplin kerja, sistem pelaporan berbasis data, serta pemanfaatan teknologi digital, Dinas PUPR terus mendorong peningkatan kualitas layanan publik di sektor sumber daya air.
Dalam pembekalan tersebut, para petugas kembali ditegaskan terkait tugas dan tanggung jawab harian, mulai dari absensi kerja, pengambilan data curah hujan secara rutin, pendokumentasian kondisi jaringan irigasi, hingga koordinasi intensif dengan koordinator juru dan unit teknis terkait. Seluruh proses diarahkan agar data yang dihasilkan valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Dinas PUPR Sulbar Ridwan Alimulk, Kepala Bidang PSDA Suriana Zain, serta Kepala UPTD PSDA Adien, sebagai bentuk komitmen penuh pimpinan dalam memperkuat pengelolaan sumber daya air yang terpadu dan berkelanjutan.
Kepala Dinas PUPR Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin, menegaskan bahwa petugas hidrologi dan klimatologi memegang peran strategis dalam menjaga ketersediaan air di daerah.
“Data yang akurat dan disiplin kerja yang tinggi adalah kunci utama untuk mendukung ketahanan pangan serta menjamin keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis di Sulawesi Barat,” tegas Surya.
Dengan penguatan kapasitas petugas lapangan ini, Dinas PUPR Sulbar optimistis pengelolaan sumber daya air akan semakin solid, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.










