Rutan Pasangkayu Mendorong Produktivitas Warga Binaan Melalui Pembuatan Produk Kerajinan

Rutan Pasangkayu Mendorong Produktivitas Warga Binaan Melalui Pembuatan Produk Kerajinan

Pasangkayu – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pasangkayu memberikan dorongan produktivitas kepada warga binaan melalui program pembinaan bimbingan kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas warga binaan, serta memberikan alternatif kegiatan konstruktif yang dapat memberikan manfaat ekonomi.

Dalam upaya mendorong kegiatan positif dan mengembangkan potensi warga binaan, Rutan Pasangkayu menggelar kegiatan pembuatan produk kerajinan. Program ini diharapkan dapat memberikan peluang kepada warga binaan untuk belajar dan terlibat dalam proses produksi, sekaligus merangsang kemampuan kreatif mereka.

Kepala Rutan Pasangkayu, Tisep Oven Harry menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah memberikan warga binaan peluang untuk mengasah keterampilan yang dapat bermanfaat di dunia kerja, sekaligus mendukung kemandirian ekonomi mereka setelah menjalani masa pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan peluang pembelajaran dan pengembangan keterampilan kepada warga binaan. Dengan melibatkan mereka dalam pembuatan produk kerajinan, diharapkan dapat memberikan dampak positif baik dari segi keterampilan maupun pemberdayaan ekonomi,” ungkap Tisep.

Proses pembuatan produk kerajinan ini melibatkan berbagai jenis keterampilan, mulai dari kerajinan tangan hingga seni dekoratif. Rutan Pasangkayu menyediakan pendampingan dan pelatihan yang dibutuhkan untuk memastikan bahwa warga binaan dapat mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

Marasidin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat memberikan apresiasi terhadap kinerja Rutan Pasangkayu. Ia menyatakan bahwa program semacam ini tidak hanya memberikan kegiatan yang bermanfaat, tetapi juga membuka peluang bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan yang dapat bermanfaat dalam kehidupan setelah pemasyarakatan.

“Program pembinaan ini sangat positif karena tidak hanya memberikan kegiatan yang bermanfaat, tetapi juga membuka peluang bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan yang dapat bermanfaat dalam kehidupan setelah pemasyarakatan,” ujar Marasidin.

Program pembinaan kemandirian di Rutan Pasangkayu ini menjadi langkah konkrit dalam menjalankan pendekatan rehabilitatif, dimana pemberdayaan dan pengembangan keterampilan menjadi fokus utama. Rutan Pasangkayu berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan dan rehabilitasi warga binaan.

Bagikan...

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *