Sebut Surat IJS Tercecer, Irham Azis Sorot Sistem Administrasi di Kejati Sulbar

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Ketua Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS), Irham Azis, melontarkan kritik tajam terhadap sistem administrasi di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat. Kritik ini muncul setelah adanya laporan mengenai surat penting dari IJS yang dilayangkan ke Kejati, namun diduga tercecer dan tidak mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

Irham menyatakan kekecewaannya atas kelalaian tersebut yang mencerminkan lemahnya sistem pengelolaan administrasi di lembaga penegak hukum tersebut. Menurutnya, kejadian ini bukan hanya merugikan pihak IJS, tetapi juga mencerminkan buruknya komunikasi dan koordinasi antara Kejati dengan lembaga eksternal.

“Kami dari Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat merasa kecewa karena surat resmi yang sudah kami kirimkan beberapa bulan lalu, sampai saat ini tidak ada kejelasan. Lebih parahnya lagi, kami mendengar informasi bahwa surat tersebut tercecer. Ini menunjukkan bahwa sistem administrasi di Kejati Sulbar masih belum maksimal,” ujar Irham. Sabtu 12 Oktober 2024.

Ia menambahkan, sebagai lembaga yang memiliki peran vital dalam menegakkan hukum, Kejati harus memiliki standar administrasi yang baik agar setiap komunikasi dan korespondensi dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Kejadian ini, menurutnya, menjadi cermin bagi Kejati untuk segera memperbaiki sistem internal, terutama dalam hal penanganan dokumen.

“Kami berharap Kejati Sulbar dapat segera melakukan evaluasi terhadap sistem administrasinya. Jangan sampai ada dokumen penting lainnya yang mengalami nasib serupa. Apalagi, dalam konteks hukum, setiap dokumen memiliki nilai yang sangat krusial,” tegas Irham.

Selain itu, Irham juga meminta Kejati untuk lebih terbuka dan responsif dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk media dan organisasi profesi. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas adalah dua hal yang harus dijunjung tinggi oleh institusi hukum agar kepercayaan publik dapat terus terjaga.

Pihak IJS sendiri mengaku akan terus memantau perkembangan terkait surat yang mereka kirimkan, serta berharap Kejati dapat memberikan klarifikasi resmi mengenai dugaan kelalaian ini.

“Kami tidak ingin hal ini berlarut-larut, sebab surat tersebut berisi isu penting yang perlu segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru