Suraidah Suhardi Guncang Sulbar! Sekolah Internet KIM Siap Cetak Generasi Cakap Digital

- Jurnalis

Kamis, 31 Juli 2025 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Masih adanya wilayah blank spot alias daerah tanpa akses internet di Sulawesi Barat menjadi tantangan besar dalam pemerataan informasi dan pembangunan teknologi. Menyadari hal itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama DPRD Sulbar berkomitmen melakukan intervensi strategis guna menutup celah digital di seluruh wilayah.

Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, menjadi motor penggerak lahirnya Sekolah Internet Komunitas Informasi Masyarakat (Senter KIM)—program kolaboratif dengan Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Sulbar. Program ini menyasar enam kabupaten dan membidik setiap lapisan masyarakat demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang cakap digital.

“Pilihan ada di tangan kita: apakah kita akan diperdaya oleh teknologi, atau justru memberdayakan teknologi untuk kemajuan bersama,” tegas Suraidah saat mengisi materi di kegiatan Senter KIM yang digelar di Mamuju Tengah, Kamis, 31 Juli 2025.

Sebagai legislator dari Partai Demokrat, Suraidah tidak hanya bicara visi, tetapi telah membuktikannya secara personal. Ia mencontohkan pengalamannya menyelesaikan studi sektoral di UIN melalui sistem kuliah daring, serta fenomena positif lainnya seperti transaksi digital dan layanan kesehatan online.

Namun, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tanpa kesiapan SDM hanya akan memperlebar kesenjangan. Oleh karena itu, melalui Senter KIM, ia membangun fondasi digitalisasi dari bawah, mengajarkan masyarakat cara cerdas menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi revolusi SDM Sulbar. Literasi digital adalah kunci masa depan daerah ini,” ungkapnya.

Sejak empat tahun terakhir, program Senter KIM telah menjadi komitmen nyata Suraidah dalam mencetak SDM unggul dan melek digital, sejalan dengan visi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga: Maju dan Sejahtera melalui pembangunan manusia Sulbar.

Tak hanya itu, gerakan literasi “Sulbar Mandarras” turut digelorakan, di mana siswa wajib membaca 20 buku sebagai syarat kelulusan—bukti bahwa Sulbar tak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga budaya literasi dan digitalisasi.

Suraidah pun mengajak semua pihak—orang tua, guru, sekolah, dan komunitas—untuk bersama-sama mendorong lahirnya generasi cakap digital yang siap membawa Sulbar bersaing di era global.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru