MAMUJU – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, langsung tancap gas memperkuat konsolidasi internal. Dalam rapat bersama jajaran pejabat BPKAD Sulbar di ruang kerjanya, Selasa (10/2/2026), ia menegaskan pentingnya sinergi lintas bidang demi mewujudkan tata kelola keuangan dan aset daerah yang transparan, efektif, dan akuntabel.
Rapat strategis ini membahas pelaksanaan teknis tugas dan fungsi masing-masing bidang, sekaligus menjadi momentum menyatukan persepsi dalam mendukung arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Langkah tersebut sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas di seluruh wilayah Sulbar.
Dalam arahannya, Mohammad Ali Chandra menekankan pentingnya koordinasi solid antara Bidang Anggaran dan Bina Kabupaten, Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi, serta Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Menurutnya, kolaborasi antar bidang menjadi kunci utama dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan tepat sasaran dan sesuai regulasi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap bidang memahami tugas dan fungsinya secara jelas, serta mampu bersinergi satu sama lain. Dengan koordinasi yang baik, BPKAD Sulbar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” tegas Ali Chandra.
Ia menambahkan, penguatan sinergi bukan sekadar pembahasan teknis administrasi, tetapi juga menyangkut pembangunan budaya kerja kolaboratif di lingkungan BPKAD.
“Keberhasilan pengelolaan keuangan daerah tidak bisa dicapai secara parsial. Semua bidang harus bergerak bersama, saling mendukung, dan berorientasi pada hasil yang berkualitas,” tambahnya.
Tak hanya itu, rapat ini juga menjadi ajang evaluasi internal untuk memastikan setiap bidang memiliki strategi kerja yang selaras dengan arah pembangunan daerah. Konsolidasi ini dinilai penting agar seluruh program dan pengelolaan aset daerah mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan konsolidasi yang semakin kuat, BPKAD Sulbar diharapkan mampu menghadirkan sistem pengelolaan keuangan dan aset yang lebih efektif, efisien, serta berdaya guna. Komitmen ini sekaligus menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan pemerintah daerah.
Melalui rapat internal tersebut, BPKAD Sulbar menegaskan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas keuangan daerah, demi mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas di Sulawesi Barat.










