Warga Mamuju Makin Suka Gerakan Pangan Murah

- Jurnalis

Rabu, 12 Juni 2024 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemprov Sulawesi Barat semakin diminati oleh masyarakat. Seperti yang dilaksanakan Pemprov kolaborasi dengan Pemkab Mamuju yang dipusatkan di Ahmad Kirang Mamuju pada tanggal 12-13 Juni 2024. Nampak warga ramai dan antri untuk berbelanja.

Salah satu warga Irma mengatakan kegiatan pasar murah ini sangat bagus dan berharap setiap saat dapat dilaksanakan.
“Semoga sering dilaksanakan karena harga bahan pokok biasa mengalami kenaikan. Cuman kebutuhan kita ini gas semoga ada solusinya,” kata Irma, Rabu 12 Juni 2024.

Sedangkan, Pj Bahtiar mengungkapkan menjelang Idul Adha, alasan pemerintah melaksanakan pangan murah sebab lazimnya warga butuh bahan poko lebih banyak permintaan dibanding dihari-hari sebelumnya.

“Alhamdulillah ini dilakukan serentak seluruh provinsi. Besok akan saya cek langsung di Majene dan Polman, begitupun Mamasa, Mateng, dan Pasangkayu dilaksanakan juga,” ungkap Bahtiar.

Ia menambahkan prinsipnya gerakan pangan murah ini salah satu memberikan pelayanan kepada masyarakat, memastikan bahan pokok jelang Idul Adha mencukupi. Kalau ini terus dilakukan maka akan mempengaruhi inflasi daerah lebih baik.

Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi menuturkan kolaborasi yang dibangun Pemprov dan Pemkab Mamuju merupakan langkah yang baik, apalagi menjelang lebaran.
“Kebutuhan masyarakat semakin mendesak, potongan harganya beda dipasaran, kita harap ini bisa masuk di Kecamatan-kecamatan dan terus diperbanyak,” ucap Suraidah.
Kadis Ketahanan Pangan Sulbar Abdul Waris Bestari menyampaikan gerakan pangan ini dilaksanakan Rabu dan Kamis bekerjasama dengan Pemda didalamnya ada BI maupun Bulog.
“Bahan pokok yang dijual dibawah 10 persen daripada dipasaran. Ini upaya pemerintah mendekatkan pasar ke masyarakat. Jadi silahkan membeli sesuai kebutuhan, 7 ton beras yang kita dijual, kalau 2 ton beras hari ini menjual,” ucapnya.(rls)

Berita Terkait

Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung
Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar
Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal
Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat
Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi
Raker Pimpinan Sulbar Evaluasi PSN, SDK Soroti Masalah Data dan Koordinasi
Pemprov Sulbar Gelar Dzikir Bersama Sambut 1448 H, Gubernur Suhardi Duka: Ini Ikhtiar Memohon Keberkahan dan Rezeki
BPBD Sulbar Evaluasi Kinerja Triwulan II 2026, Perkuat Program Penanggulangan Bencana
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 08:17 WIB

Program Sulbar Digital, Internet Gratis Akhiri Tradisi Warga Desa Losso Berburu Sinyal ke Gunung

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:43 WIB

Junda Maulana Launching GARATTA TBC, Dorong Kolaborasi Lawan Tuberkulosis di Sulbar

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:06 WIB

Pengadaan 10 Paket Strategis Sulbar Dikawal Ketat Sejak Tahap Awal

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:04 WIB

Sekda Sulbar Dukung Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:01 WIB

Satu Data Sulbar Diperkuat, Pemprov Integrasikan Data Desa hingga Provinsi

Berita Terbaru