Gubeenur Sulbar Dorong Masyarakat Manfaatkan Pangan Lokal

- Jurnalis

Sabtu, 3 Juli 2021 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBAR, Rakyatta.co – Dalam mendorong pemerintah daerah mengembangkan potensi dan sumber pangan lokal, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengajak masyarakat agar mengubah pola pikir bahwa beras atau nasi bukan satu-satunya sumber karbohidrat, karena masih banyak sumber pangan lokal seperti pisang, umbi-umbian , jagung, sagu, dan  nilai gizinya setara dengan beras.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar pada Pembukaan Festival Pangan Lokal Sulbar yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Sulbar di Pelataran Gedung Assamalewuang Kabupaten Majene, Jum’at,  2 Juli 2021.

Ia juga menyampaikan , masa panderni Covid-19 dalam dua tahun terakhir  menjadi momentum tepat untuk mempercepat diversifikasi pangan.

Karena itu, pola pangan harus diubah bahwa beras bukan satu-satunya sumber karbohidrat. Selama ini, masyarakat  masih terlalu fokus pada pengembangan pangan jenis beras. Padahal, Indonesia memiliki ragam jenis pangan yang sangat berlimpah,” sebutnya.

Bupati Majene,  Andi Sukri Tammalele mengemukakan, kebutuhan pangan sebagai kebutuhan dasar manusia harus terus diperjuangkan,  agar masyarakat tidak kelaparan dan kekurangan gizi. Salah satu usaha untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas nutrisi antara lain, mengembangkan diversifikasi pangan dengan mengutamakan sumber daya pangan lokal, sejalan dengan hal tersebut diharapkan festival pangan lokal Sulawesi Barat akan menambah Khasanah pengetahuan masyarakat tentang pangan lokal untuk pemenuhan pangan dan gizi masyarakat.

Kepala Dinas ketahanan pangan Sulbar, Muchtar menyebutkan, kegiatan tersebut dilakukan,   meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat non bera, dilanjutkan dengan  meningkatkan akses pangan lokal sumber karbohidrat dan olahannya serta mendukung berkembangnya skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pangan lokal.

” Sasaran kegiatan ini adalah UMKM, mahasiswa, aktivis dan masyarakat. Adapun biaya kegiatan ini bebankan pada anggaran belanja pendapatan negara (APBN) dan  satuan kerja Dinas ketahanan pangan Provinsi Sulawesi Barat tahun anggaran 2021,” beber Muhtar.

Festival pangan yang dilaksanakan 2-3 Juli iti diikuti oleh UMKM yang memproduksi makanan lokal.

Usai pembukaan, Gubernur Ali Baal Masdar didampingi Bupati Majene, Andi Sukri Tammalele, Wabup Arismunandar, sejumlah pimpinan OPD meninjau stand yang menyajikan olahan pangan lokal.

Berita Terkait

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu
Badan Penghubung Sulbar Perkuat Kolaborasi Daerah di Rakornas FORKAPPSI 2026
Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030
Dispoparekraf Sulbar Perkuat Data Ekraf Mamuju
RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan
Visitasi KJSU KIA di RSUD Mateng, DKPPKB Sulbar Perkuat Layanan Rujukan
SDMK Puskesmas Mateng Lengkap, Masih Butuh 34 Nakes Baru
Harga TBS Sawit Sulbar Juni 2026 Resmi Ditetapkan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:02 WIB

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

Senin, 15 Juni 2026 - 13:07 WIB

Badan Penghubung Sulbar Perkuat Kolaborasi Daerah di Rakornas FORKAPPSI 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:07 WIB

Capaian TBC Sulbar Tertinggi Nasional, DKPPKB Perkuat GARATTA Menuju Eliminasi 2030

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:04 WIB

Dispoparekraf Sulbar Perkuat Data Ekraf Mamuju

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:02 WIB

RSUD Sulbar Raih Nilai Inovasi 97, MALABBI Jadi Unggulan Layanan Kesehatan

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Polresta Mamuju Kawal 526 Jemaah Haji, Keselamatan Jadi Prioritas

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:52 WIB

Advertorial

BPBD Sulbar Imbau Masyarakat Tetap Tenang Pascagempa M6,7 di Palu

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:02 WIB