Rapat Pemindah Tanganan Aset Daerah, Ditunda DPRD Wajo

- Jurnalis

Selasa, 25 Januari 2022 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO|Rakyatta.co|Rencana rapat gabungan komisi terkait tindak lanjut permohonan bupati Wajo tentang permintaan persetujuan DPRD untuk pemindahtanganan barang milik daerah yakni Rice Processing Complex dan persetujuan hibah ex Gedung Darmawanita ditunda. Rabu (05/01/2022).

Menurut H. Mohammad Ridwan Angka dari Fraksi Golkar ditundanya rapat tersebut dikarenakan terdapat kesalahan prinsip dan substansi pada kedua surat bupati serta tidak lengkapnya Dokumen RPC dengan SURAT BUPATI no.900/706.2/BPKPD, tertanggal 6 September 2021 dan Dokumen Gedung Darma Wanita yang disertai surat Bupati no.032/2679/BPKPD.

Dimana Kesalahan surat itu sudah tidak dapat ditolerir oleh segenap anggota DPRD sehingga diputuskan dalam rapat untuk ditunda sambil menunggu perbaikan dokumen yang dimaksud.

“Kami anggota DPRD agak geram karena kesalahan yang sama sudah berulang ulang kali terjadi, Ada sinyalemen bahwa kesalahan tersebut seolah olah ada unsur kesengajaan atau mungkin dianggapnya bahwa anggota DPRD tidaklah mencermati setiap surat yang dikirim ke DPRD Wajo,” kata Mohammad Ridwan Angka.

Adanya kesalahan dalam surat itu, lanjut Mohammad Ridwan Angka membuktikan kelemahan pada sistem pembuatan tata naskah surat resmi pada pemerintah daerah, iapun meminta kepada sekretaris daerah sebagai leading sektor administrasi perkantoran Pemda untuk segera mengevaluasi hal ini.

” Coba bayangkan sebuah surat resmi sebelum ditanda tangani oleh Bupati ada 4 pejabat yang membubuhkan paraf, toh masih terjadi kesalahan fatal,” Sesalnya.

Sayangnya kata dia, sangat menyedihkan karena ke dua surat bupati tersebut diatas salah, baik substansi maupun tata naskah dan yang paling memprihatinkan adalah dokumen kelengkapan permohonan pemindahtanganan RPC berupa hasil audit oleh Inspektorat Kabupaten, hasil pemeriksaannya menyajikan data data yang salah atau angka angka yang tidak valid, jika OPD yang tugas pokoknya membantu bupati untuk membina dan mengawasi serta melakukan pemeriksaan, kemudian hasil pemeriksaannya sendiri yang tidak valid, tentu akan timbul pertanyaan sejauh mana kualifikasi, kompetensi dan profesionalitas dari para auditor kita, tentu ini akan menimbulkan distrus dari elemen masyarakat, jelasnya.

H. Mustafa dari fraksi Gerindra menambahkan bahwa seharusnya pihak pemda lebih cermat serta teliti, dan jangan selalu menganggap remeh permasalahan administrasi yang bisa berdampak fatal secara hukum.

“Jika di simak surat bawaslu permintaan hibah tanah ke pemerintah daerah sementara surat bupati kepada DPRD persetujuan tanah dan bangunan, lain halnya dengan RPC yang dokumen teknisnya hanya mencantumkan kesimpulan secara umum kondisinya itupun laporan hasil pemeriksaan tahun anggaran 2019, namun tidak memperhatikan hal yang sangat penting seperti nilai aset sekarang apakah sudah di apresialkan, maka pemerintah daerah perlu mengkaji lebih mendalam,” tambahnya.

Tidak itu saja, dalam hal ini H.Sudirman meru dari fraksi PAN mengatakan, penundaan Pembahasan Surat itu adalah Hal yang Wajar dilakukan oleh DPRD dalam menjalankan Fungsi Kontrolnya Karena subtansi pensuratan dan Lampiran dokumennya ada yang tidak sesuai dan belum Lengkap, Karena Pelepasan atau pemindatanganan Aset Daerah atau Hibah harus betul-betul punya dasar yang kuat dan diperlukan kajian yg mendalam.

“Jadi menurut Pandangan dan pengamatan kami selaku Anggota Fraksi PAN bahwa Penundaan itu tidak ada tidak ada Tendensi Politiknya, murni teman-teman DPRD berpendapat untuk taat proses dan taat regulasi berdasarkan mekanisme kerja yg diatur dalam Tatip DPRD Wajo,” tuturnya.

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru