Idris : Kita Harus Bekerja Keras Kendalikan Inflasi Di Sulbar

- Jurnalis

Rabu, 7 September 2022 - 05:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Dalam rangka Mitigasi Pengendalian Inflasi Daerah di Provinsi Sulbar, Pemprov Sulbar menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) secara hybrid di Rujab Sekprov Sulbar, Selasa, 6 September 2022. Rakor dipimpin Sekprov Sulbar Muhammad Idris.

Rakor tersebut sebagai tindaklanjut dari Rapat Mitigasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dilaksanakan pada 5 September 2022 secara hybrid, yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Sekprov Sulbar Muhammad Idris mengatakan, Inflasi Sulbar secara (yoy) pada Juli 2022 sebesar 5,23 persen di atas nasional 4,94 persen.

“Ini maknanya kita harus bekerja keras untuk mengantisipasi apa yang kita sebut upaya pengendalian inflasi di daerah kita,”ucap Idris

Dalam pertemuan itu, Idris menyampaikan sedikit gambaran mengenai arahan Mendagri RI pada Rapat Mitigasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dilaksanakan pada 5 September lalu. Ia mengatakan, Mendagri RI meminta seluruh gubernur harus melaksanakan rakor setiap minggu bersama pemkab guna melaporkan perkembangan penanganan inflasi di daerah masing-masing.

“Jadi nanti akan ada pembacaan daerah mana yang “serius” dilihat dari bagaimana kebersamaan antara kabupaten/kota dengan provinsi dan melaporkan perkembangan penanganan inflasinya,”kata Idris

Selanjutnya, kata Idris, Mendagri RI juga menginstruksikan segera menggerakkan jaring pengaman sosial dengan melakukan beberapa langkah, yaitu pemanfaatan dana desa, pemanfaatan dana Belanja Tidak Terduga (BTT), anggaran Bantuan Sosial (Bansos), realokasi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Bansos Pusat.

“Mengintensifkan jaring pengaman sosial merupakan salah satu langka strategis dalam upaya pengendalian inflasi di daerah. Jadi mohon kabupaten menindaklanjuti instruksi dari Mendagri tersebut,”imbaunya

Ia menambahkan, lima terbesar komoditas pemicu inflasi di Sulbar, yakni cabe merah, bawang merah, penerbangan, BBM dan rokok kretek.

Berita Terkait

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu
Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi
Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai
Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog
Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare
Humanis, Polresta Mamuju Ajak Tahanan Nobar Final Piala Dunia Lewat Layar Laptop di Depan Ruang Tahanan
Satu Pelaku dan Motornya di Amankan, Saat Polresta Mamuju Bubarkan Aksi Balap Liar di Bundaran Pasar Baru
Polresta Mamuju Siaga Penuh, Amankan Bhayangkara Presisi Fest UMKM 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:15 WIB

Tokoh Masyarakat Apresiasi Keberhasilan KDMP di Kabupaten Pasangkayu

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:30 WIB

Polresta Mamuju Perkuat Sosialisasi Jelang Eksekusi Lahan, Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:51 WIB

Perselisihan Batas Tanah Selesai Tanpa Pengadilan, Bhabinkamtibmas Polsek Tommo Hadirkan Solusi Damai

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:51 WIB

Tak Berhenti di 250 Ton, Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polresta Mamuju Cetak Rekor Pengiriman Jagung ke Bulog

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:01 WIB

Bahu Membahu Lawan Api, Personel Polsek Mamuju dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran Hutan di Sumare

Berita Terbaru