Polemik Penamaan RS. TNI, Perwakilan Keluarga Punggawa Malolo Sampaikan Permohonan Maaf ke Dandim/ 1418 Mamuju

- Jurnalis

Senin, 29 Januari 2024 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Keluarga besar Punggawa Malolo kembali menggelar konferensi pers di salah satu Cafe di Mamuju, membahas polemik penamaan RS TNI di wilayah tersebut. Konferensi pers ini diadakan sebagai tindak lanjut dari konferensi pers sebelumnya yang membahas penamaan RS TNI yang terpampang nama Punggawa Malolo. Senin, (29/1/2024).

Pada kesempatan tersebut, perwakilan keluarga, Akriadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pertemuan dengan Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf M. Imasfy, S.E., pada Minggu (28/1/2024). Dalam pertemuan tersebut, pihak keluarga mendapatkan penjelasan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) terkait pergantian nama RS TNI di Mamuju.

Menurut Akriadi, penamaan RS TNI di Mamuju bukanlah wewenang satuan bawah, tetapi merupakan keputusan dari Kasad. Dandim 1418/Mamuju juga mengkonfirmasi bahwa keputusan terkait nama RS tersebut masih dalam proses dan belum ada perubahan dari konsep awal.

Pihak keluarga Punggawa Malolo berharap agar nama RS TNI di Mamuju tetap menggunakan nama Punggawa Malolo. Meskipun demikian, mereka tidak menampik adanya usulan nama pahlawan lain yang juga diusulkan sebagai nama RS tersebut.

Dalam konferensi pers, keluarga Punggawa Malolo menyampaikan permohonan maaf kepada Kodim 1418/Mamuju jika konferensi pers sebelumnya menimbulkan kesalahpahaman atau miskomunikasi.

Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf M. Imasfy, menyatakan bahwa pertemuan telah dilaksanakan dengan keluarga Punggawa Malolo pada Minggu, 28 Januari 2024. Ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan nama RS Tentara Mamuju, dan proses pemberian nama melibatkan kajian dan usulan nama dari satuan Denkesyah.

Kolonel Inf M. Imasfy, S.E juga menghimbau agar keluarga Punggawa Malolo bersabar dan tidak memprovokasi terkait isu yang belum jelas. Nama yang terpampang di bangunan RS masih Punggawa Malolo, namun belum diresmikan.
Pihak Dandim meminta kepada perwakilan keluarga Punggawa Malolo untuk meluruskan permasalahan ini secara lebih dewasa, baik di media sosial maupun dalam pemberitaan, agar semua pihak dapat memahami penjelasan yang telah diberikan.

Berita Terkait

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB