Ketua Sementara DPRD Sulbar Hadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Ketua Sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Hj. Amalia Aras, menghadiri High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diselenggarakan di Ballroom Grand Maleo Hotel. Pertemuan ini mengusung tema “Memperkuat Sinergi Pengendalian Inflasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan”.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Dr. Muhammad Idris, para Bupati se-Sulawesi Barat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan dari Bank Indonesia dan berbagai pihak terkait lainnya. Pertemuan ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah situasi ekonomi yang dinamis, serta menekan angka inflasi di wilayah Sulawesi Barat.

Dalam diskusi yang berlangsung, peserta membahas sejumlah langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan, seperti peningkatan produksi pangan lokal, optimalisasi distribusi bahan pokok, serta menjaga kestabilan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok. Dr. Hj. Amalia Aras menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan, termasuk Bank Indonesia, dalam memastikan keberhasilan program-program yang dirancang untuk pengendalian inflasi.

“Peran TPID sangat krusial dalam memastikan kestabilan harga kebutuhan pokok yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap Amalia. Ia juga menambahkan bahwa DPRD siap memberikan dukungan penuh untuk kebijakan pengendalian inflasi melalui kerjasama lintas sektoral yang solid dan terpadu.

Amalia menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung setiap kebijakan dan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan inflasi. “Pengendalian inflasi tidak hanya terkait dengan aspek ekonomi, tetapi juga dengan ketahanan pangan dan daya beli masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat memberikan solusi nyata dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menciptakan kondisi yang kondusif untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Sulawesi Barat. Dengan kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok dapat terjaga, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

Berita Terkait

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB