Bendungan Budong-Budong Jadi Pilar Pembangunan Berkelanjutan Sulbar: PSN Berkeadilan Tanpa Pelanggaran HAM

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat kembali menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Budong-Budong yang berkeadilan, berkelanjutan, dan ramah HAM. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan dan Pendampingan PSN Bendungan Budong-Budong yang digelar di Hotel Maleo, Mamuju, Rabu, 10 September 2025.

Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sulbar, Muh. Jaun, serta dihadiri lintas sektor, termasuk Kakanwil HAM Sulbar, Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Kepala BIN Provinsi Sulbar, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Dinas Tenaga Kerja, Biro Hukum, DLH, hingga kepala desa setempat dan pihak kontraktor pelaksana.

Perencana Ahli Muda Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Zuhriah AR. Lery, yang mewakili Kepala Bapperida, menegaskan proyek ini dijalankan dengan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM). “Kami memastikan proyek ini tidak hanya memenuhi aspek teknis, tetapi juga menghormati, melindungi, dan memajukan HAM. Hasil evaluasi menunjukkan tidak ada pengaduan masyarakat, yang berarti potensi pelanggaran HAM dapat diminimalisir,” ujarnya.

Bendungan Budong-Budong dirancang sejalan dengan Visi dan Misi Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga. Proyek ini memiliki manfaat strategis di berbagai sektor, antara lain:

Pertanian: Mendukung kelancaran irigasi, meningkatkan produktivitas lahan, dan memperkuat ketahanan pangan lokal.

Pemukiman dan Perkotaan: Menjadi sumber air baku vital bagi masyarakat, fasilitas umum, dan industri kecil.

Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menekankan peran lembaganya dalam mendukung suksesnya PSN. “Bapperida hadir tidak hanya sebagai pemantau, tetapi juga sebagai fasilitator koordinasi lintas sektor. Kami memastikan proyek strategis seperti Bendungan Budong-Budong selaras dengan visi pembangunan daerah dan nasional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Junda.

Dengan berjalannya proyek ini, Pemprov Sulbar berharap Bendungan Budong-Budong menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, memperkuat kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Proyek ini menegaskan bahwa pembangunan strategis di Sulbar bisa berjalan adil, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, tanpa mengorbankan hak-hak masyarakat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru