Ekonomi Biru Jadi Senjata Sulbar Dongkrak Pertumbuhan 7–8 Persen di 2030

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus menggeber pengembangan ekonomi biru sebagai motor baru pertumbuhan daerah. Langkah ini ditegaskan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar dalam ajang Sandeq Business, Investment, and Economic (SAQBE) Forum 2025 yang digelar Bank Indonesia Sulbar di Ballroom Grand Maleo Hotel, Kamis (25/9/2025).

Plt. Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah (RIDA) Bapperida Sulbar, Muh. Saleh, mewakili Kepala Bapperida, Junda Maulana, menyebut Sulbar punya modal besar untuk menggarap potensi laut dan perikanan. Dengan luas laut 19.848,56 Km², garis pantai 663,02 Km, serta 41 pulau termasuk 17 kawasan konservasi, Sulbar memiliki sumber daya unggulan seperti tuna, tongkol, cakalang, kerapu, kakap, layang, hingga udang vaname.

“Pertumbuhan ekonomi Sulbar masih fluktuatif. Triwulan II 2025 misalnya, hanya tumbuh 4,29 persen, masih di bawah rata-rata nasional. Namun sektor pertanian dan perikanan kita cukup menjanjikan. Perikanan dengan kontribusi 11,06 persen pada PDRB adalah sektor yang akan terus kita dorong,” jelas Muh. Saleh.

Ia memaparkan, roadmap pengembangan ekonomi biru Sulbar sejalan dengan RPJPD dan RPJMD, yang dibagi dalam empat tahap hingga 2045: penguatan fondasi, peningkatan sarana prasarana, hilirisasi dan diversifikasi, serta ekspansi dan daya saing regional. Target besarnya, ekonomi Sulbar bisa melesat hingga 7–8 persen pada tahun 2030.

Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menegaskan bahwa peningkatan daya saing memang tidak bisa instan, tetapi ekonomi biru adalah jalan strategis untuk menghadirkan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sulbar punya laut yang luas, nelayan tangguh, dan komoditas kompetitif. Tugas kita adalah memastikan semua potensi itu terintegrasi dalam kebijakan, investasi, dan inovasi yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Junda juga mengajak seluruh pihak, mulai dari OPD, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat pesisir, untuk bahu-membahu menjadikan ekonomi biru sebagai wajah baru pembangunan Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru