Dana Rp 330 Miliar Dipangkas, Gubernur Sulbar Pilih Pertahankan TPP ASN

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menghadapi tantangan besar setelah pemerintah pusat memangkas dana transfer sebesar Rp 330 miliar. Kondisi ini menjadi perhatian utama dalam rapat kerja strategis yang dipimpin langsung Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, didampingi Wakil Gubernur, Salim S Mengga, di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (30/9/2025).

Rapat yang dihadiri seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Plh Sekprov, Herdin Ismail, membahas langkah-langkah efisiensi untuk menstabilkan keuangan daerah. Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa meski anggaran dipangkas, Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN tetap dipertahankan.

“Saya punya pilihan, menjalankan semua visi misi dan menghapus TPP ASN, atau mempertahankan TPP ASN dengan sedikit moderasi pada visi misi saya. Saya memilih mempertahankan TPP ASN,” tegas Suhardi Duka usai rapat.

Sebagai konsekuensinya, Pemprov Sulbar akan menekan sejumlah program daerah dan melakukan efisiensi anggaran. Namun, Suhardi memastikan sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, UMKM, hingga beasiswa tetap dijaga keberlanjutannya.

“Hampir semua sektor penting tetap kita pertahankan, meskipun peningkatannya tidak besar. Minimal, kita tidak mundur dari capaian yang ada saat ini,” ujar Suhardi.

Meski demikian, Gubernur mengakui bahwa pos dana hibah, termasuk bantuan ke organisasi masyarakat dan lembaga non-pemerintah, menjadi salah satu yang harus dikurangi.

Langkah efisiensi ini menurutnya bukan akhir dari segalanya. Pemprov Sulbar juga akan berupaya keras mencari tambahan anggaran dari berbagai program kementerian di Jakarta. “Saya berharap ada tumpahan anggaran dari APBN untuk menutup kekurangan ini,” tambahnya.

Dengan strategi penyesuaian program, Pemprov Sulbar optimistis tetap mampu menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik, meski dalam tekanan fiskal yang cukup berat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru