Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi: Muballigh Sulbar Harus Jadi Penebar Sejuk, Bukan Pemecah Umat

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASANGKAYU — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Suraidah Suhardi, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Workshop Tematik Temu Dai/Muballigh se-Kabupaten Pasangkayu yang digelar, Senin (27/10/2025). Menurutnya, forum semacam ini menjadi ruang penting dalam memperkuat kapasitas dan kualitas sumber daya manusia para muballigh agar semakin siap menebar pesan kedamaian di tengah masyarakat.

“Ini baru langkah awal. Ke depan, kami akan menggelar kegiatan serupa dengan cakupan yang lebih luas agar SDM muballigh di Sulbar semakin unggul,” ungkap Suraidah di sela kegiatan tersebut.

Politisi perempuan asal Partai Demokrat itu juga menegaskan komitmennya bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mendorong lahirnya program lintas agama di setiap kabupaten, sebagai upaya memperkuat semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Ketua Komisi I DPRD Sulbar Syamsul Samad, Kepala Inspektorat Sulbar Muh. Natsir, serta sejumlah pejabat daerah lainnya ini, menjadi momentum penting untuk menyatukan visi para muballigh dalam menebarkan nilai-nilai kesejukan dan kasih sayang di tengah keberagaman masyarakat Sulbar.

Dalam arahannya, Gubernur Sulbar menegaskan pentingnya peran para dai dan muballigh dalam menjaga harmoni sosial dan mencegah munculnya paham-paham ekstrem yang dapat memecah belah umat. Ia berharap, para muballigh mampu menjadi contoh nyata dari Islam yang moderat, damai, dan penuh toleransi.

“Para muballigh adalah ujung tombak dalam membangun ketenangan batin umat. Dari mereka, pesan damai harus terus mengalir hingga ke pelosok desa,” tegas Suhardi Duka.

Workshop ini menjadi bukti bahwa Sulawesi Barat tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius dalam membangun karakter dan spiritualitas masyarakatnya. Melalui sinergi antara pemerintah, DPRD, dan tokoh agama, Sulbar diharapkan mampu menjadi provinsi yang sejuk, toleran, dan penuh persaudaraan.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru