Duel Berujung Maut di Polman: Dua Pelaku Tebas Pria hingga Tewas di Depan Pabrik Gabah

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Suasana Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, mendadak mencekam setelah sebuah aksi penganiayaan brutal menewaskan seorang pria di area Pabrik Gabah Amin 2, Jalan Kapten Jumhana, Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 16.30 WITA. Insiden berdarah ini langsung menghebohkan warga dan memicu respons cepat dari aparat kepolisian.

Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K, bersama personelnya bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas segera mengamankan area dan meminta keterangan sejumlah saksi yang melihat langsung peristiwa mengenaskan tersebut.

Menurut keterangan saksi anak berusia 10 tahun berinisial A, keributan bermula sekitar pukul 15.20 WITA di depan rumahnya di Lingkungan Ujung Baru. Korban—Septian Sani Dwi Putri Husain (35)—terlibat cekcok dengan dua pria, masing-masing bernama Akhmad (45) dan seorang remaja berinisial A (15). Awalnya, adu mulut itu hanya berujung pukul-pukulan tanpa senjata.

Namun situasi berubah cepat dan membabi buta. Kedua terduga pelaku kemudian mengambil parang dan celurit sebelum menyerang korban secara bersamaan. Korban hanya sempat mengenakan helm sebagai perlindungan seadanya.

Saksi lain, Abdu (57), membenarkan bahwa Akhmad menebas korban dengan parang, sementara pelaku A mengayunkan celurit ke tubuh korban. Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku langsung masuk ke dalam rumah, meninggalkan korban tergeletak bersimbah darah di jalan.

Personel gabungan Polsek Wonomulyo dan Polres Polman tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WITA dan segera memasang garis polisi. Pemeriksaan awal dilakukan untuk memastikan kronologi dan mengamankan barang bukti.

Dua terduga pelaku beserta senjata tajam yang digunakan dalam aksi penganiayaan berhasil diamankan tanpa perlawanan. Untuk mencegah amuk massa, pihak kepolisian juga mengevakuasi keluarga pelaku ke Mapolsek Wonomulyo.

Selanjutnya, petugas bergerak ke RSUD Wonomulyo guna memastikan kondisi korban sekaligus melengkapi proses penyelidikan.

Hingga berita ini diturunkan, kedua pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi penyerangan brutal yang mengakhiri nyawa korban tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa konflik sekecil apa pun dapat berubah menjadi tragedi bila tak mampu dikendalikan. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu mengedepankan penyelesaian damai dan menjauhi tindakan main hakim sendiri.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 931 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru