POLEWALI MANDAR — Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop & UKM) Kabupaten Polewali Mandar terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemaparan jenis dan bentuk kemasan yang dapat diproduksi di Rumah Kemasan Polewali Mandar, yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Disperindagkop & UKM Polewali Mandar, Dr. Hj. Agusnia Hasan Sulur, M.AP, didampingi Kepala UPTD Sentra Industri Kecil Menengah (IKM), RR. Wiwin Wulandari, S.IP. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa Rumah Kemasan Polewali Mandar hadir sebagai fasilitas pendukung bagi pelaku IKM dan UMKM untuk meningkatkan nilai jual produk melalui kemasan yang berkualitas, menarik, dan sesuai standar pasar.
Berbagai jenis kemasan diperkenalkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari kemasan makanan dan minuman, kemasan produk olahan, hingga layanan desain label dan branding. Seluruh layanan yang tersedia di Rumah Kemasan dirancang untuk membantu pelaku usaha menghadirkan tampilan produk yang lebih profesional, informatif, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Kepala Disperindagkop & UKM menegaskan bahwa kemasan memiliki peran penting, tidak hanya sebagai pelindung produk, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan promosi yang dapat menarik minat konsumen. Kemasan yang baik dinilai mampu meningkatkan kepercayaan pasar sekaligus memperkuat identitas produk lokal Polewali Mandar.
Melalui keberadaan Rumah Kemasan, pelaku IKM dan UMKM diharapkan dapat memanfaatkan layanan konsultasi desain, pendampingan, hingga produksi kemasan secara optimal. Dengan demikian, produk-produk lokal tidak hanya unggul dari sisi kualitas, tetapi juga memiliki tampilan yang kompetitif dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Disperindagkop & UKM Polewali Mandar dalam mendukung penguatan kualitas produk lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan berbasis industri kecil dan menengah.










