POLMAN — UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar (Damkar Polman) kembali menunjukkan peran vitalnya sebagai garda terdepan layanan darurat non-kebakaran. Dalam rentang waktu 28 hingga 31 Januari 2026, Damkar Polman mencatat serangkaian aksi cepat mulai dari rescue hewan, penyemprotan drainase, hingga evakuasi ular di wilayah Kecamatan Polewali dan Binuang.
Rangkaian kegiatan diawali pada Rabu sore (28/01), saat Regu C Damkar Polman berhasil mengevakuasi seekor ular hitam yang masuk ke area permukiman warga di Sarampu, Kecamatan Binuang. Aksi sigap petugas berhasil mencegah potensi bahaya tanpa menimbulkan korban.
Keesokan harinya, Kamis (29/01/2026) sekitar pukul 13.04 WITA, Regu A kembali dikerahkan untuk melakukan rescue seekor kucing yang terjebak di atap rumah warga di Jalan Budaya, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali. Proses evakuasi berlangsung lancar dan aman, serta mendapat apresiasi dari warga setempat.
Tidak berhenti di situ, pada Sabtu pagi (31/01/2026) pukul 09.00 WITA, Regu C Damkar Polman melaksanakan penyemprotan drainase di Jalan Merpati, Kelurahan Pekkabata. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah gangguan kesehatan akibat saluran air yang kotor dan tersumbat.
Masih di hari yang sama, Sabtu malam, petugas kembali menerima laporan warga terkait keberadaan ular di Patoke, Kelurahan Sulewatang sekitar pukul 22.91 WITA. Dengan menggunakan grab stick, petugas berhasil mengevakuasi ular tersebut secara profesional guna meminimalkan risiko bagi warga maupun personel. Seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman tanpa korban.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar, Imran, S.IP., M.M., menegaskan bahwa peran Damkar saat ini tidak lagi terbatas pada penanganan kebakaran semata.
“Data kegiatan kami menunjukkan bahwa laporan non-kebakaran, khususnya rescue hewan dan penanganan lingkungan, cukup dominan. Karena itu, Damkar Polman terus memperkuat kesiapsiagaan personel dan peralatan agar setiap laporan masyarakat bisa ditangani dengan cepat dan aman,” ujar Imran.
Berdasarkan rekap data UPTD Damkar Polman, animal rescue seperti evakuasi ular, biawak, hingga penyelamatan kucing menjadi salah satu layanan yang paling sering ditangani dalam setahun terakhir. Kondisi ini mencerminkan semakin kuatnya peran Damkar sebagai unit layanan darurat yang bersentuhan langsung dengan keselamatan warga sehari-hari.
Imran pun mengimbau masyarakat agar segera melapor ke Damkar apabila menemukan kondisi darurat, termasuk keberadaan hewan berbahaya, serta tidak melakukan penanganan sendiri yang berpotensi membahayakan keselamatan.










