Sekda Sulbar Gaspol Sinkronisasi Program: Pancadaya Harus Sejalan Asta Cita Prabowo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana, menegaskan pentingnya sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional sebagai kunci mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulbar.

Penegasan itu disampaikan Junda Maulana saat diwawancarai, menanggapi pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bersama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dihadirinya beberapa waktu lalu dalam rangka mendampingi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Menurut Junda, meskipun dalam Rakornas tersebut tidak terdapat catatan teknis yang diterimanya secara langsung, pesan besar dari pemerintah pusat sangat jelas dan tegas: seluruh daerah diminta menyelaraskan arah pembangunan dengan kebijakan nasional.

“Yang saya tangkap dari Rakornas itu, kebijakan pemerintah pusat bertujuan bagaimana meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, daerah harus melakukan sinkronisasi program kegiatan,” ujar Junda Maulana, Kamis, 5 Februari 2026.

Ia menekankan, tanpa sinkronisasi yang kuat antara pusat dan daerah, program pembangunan berpotensi berjalan sendiri-sendiri dan tidak maksimal dalam mendorong dampak ekonomi bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Junda Maulana menyoroti pentingnya menyelaraskan program unggulan daerah, khususnya Pancadaya Sulbar, dengan Asta Cita Nasional yang menjadi arah pembangunan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Pancadaya Sulbar ini harus sinkron dengan Asta Cita Nasional. Tujuannya agar kita bisa mendapat support terhadap program kegiatan yang kita jalankan,” tegasnya.

Menurutnya, keselarasan program tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi strategi penting agar Sulbar memperoleh dukungan anggaran, kebijakan, serta fasilitasi maksimal dari pemerintah pusat.

Junda juga mengingatkan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini masih sangat terbatas. Oleh sebab itu, pemerintah daerah dituntut lebih cermat, adaptif, dan strategis dalam menyusun program pembangunan agar sejalan dengan prioritas nasional.

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kita harus pandai-pandai melakukan lobi. Tentu dengan pendekatan program kegiatan yang sejalan dengan pemerintah pusat,” kata Junda.

Ia menilai, pendekatan pembangunan berbasis sinkronisasi pusat–daerah merupakan langkah realistis untuk mengakselerasi pembangunan tanpa membebani keuangan daerah secara berlebihan.

Lebih jauh, Junda Maulana menjelaskan bahwa jika suatu program telah mendapatkan dukungan atau alokasi anggaran dari pemerintah pusat, maka pemerintah daerah tidak perlu lagi menganggarkan program yang sama dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Sehingga apa yang sudah kita dapat dari pusat, tidak perlu lagi kita anggarkan di daerah,” jelasnya.

Menurutnya, pola tersebut akan menciptakan efisiensi dan efektivitas anggaran, sehingga dana daerah yang terbatas dapat dialihkan ke sektor-sektor lain yang lebih mendesak dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Anggarannya memang kecil, tapi kalau kita bisa efisien dan efektif dalam penempatan anggaran, dampaknya bisa sangat baik bagi masyarakat,” tuturnya.

Junda Maulana menegaskan, ke depan Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka akan terus memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sekaligus memastikan seluruh perangkat daerah bekerja dalam satu arah pembangunan yang selaras dengan visi nasional.

Langkah ini diyakini menjadi fondasi penting untuk mempercepat pembangunan Sulbar, memperkuat ekonomi daerah, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.

Berita Terkait

Sambut HUT ke-22 Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Akses Pangan Terjangkau melalui GPM Serentak
Maulid Nabi di Sulbar, Menag Nasaruddin Umar Soroti Kemajuan Mamuju
Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar
Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra
Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman
Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026
Dari Maulid hingga Peletakan Batu Pertama, Ini Agenda Menag Nasaruddin Umar di Sulbar
Jelang HUT ke-22 Sulbar, Sekda Junda Maulana Minta Perayaan Meriah tapi Tak Mewah
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:52 WIB

Sambut HUT ke-22 Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Dorong Akses Pangan Terjangkau melalui GPM Serentak

Minggu, 20 September 2026 - 19:55 WIB

Menteri Agama RI Hadir di Mamuju, Tausiah dan Silaturahmi Bersama KKSS Sulbar

Minggu, 20 September 2026 - 16:38 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar Hadiri Maulid Nabi di Sulbar, Gubernur: Selamat Datang di Bumi Manakarra

Minggu, 20 September 2026 - 15:50 WIB

Sandeq Silumba 2026 Segera Digelar, 80 Perahu Siap Berlayar dari Majene ke Polman

Minggu, 20 September 2026 - 15:46 WIB

Semarak HUT ke-22 Sulbar, Ribuan Langkah Bersatu di Sulbar Fun Run 2026

Berita Terbaru

Hallo Polisi

URC Polres Mateng Ringkus Terduga Curanmor, 3 Motor Diamankan

Senin, 21 Sep 2026 - 20:45 WIB