MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan ucapan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia, khususnya yang bertugas di Sulawesi Barat. Ucapan tersebut menjadi penegasan kuat akan peran strategis pers sebagai pilar demokrasi sekaligus motor penggerak pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan Suhardi Duka usai membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2027 yang digelar di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, Senin, 9 Februari 2026.
Dalam momentum peringatan HPN 2026, Suhardi Duka menegaskan bahwa pers memiliki posisi yang sangat vital dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tidak hanya sebagai penyampai informasi, pers juga berperan menjaga keseimbangan demokrasi serta mengawal arah pembangunan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
“Saya kira pers adalah pilar demokrasi, juga sebagai motor pembangunan. Kalau pers kita sehat, pembangunan kita juga sehat. Jadi bagi saya, pers adalah sahabat saya. Pers sangat penting bagi satu bangsa dan demokrasi,” tegas Suhardi Duka.
Menurutnya, keberadaan pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab menjadi kebutuhan mutlak dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui pemberitaan yang berimbang dan faktual, pers mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
Suhardi Duka menilai, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan insan pers akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan, sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam proses perencanaan dan pengawasan kebijakan.
“Pers bukan hanya mengkritik, tetapi juga memberi solusi dan edukasi kepada masyarakat. Di situlah peran penting pers dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di tengah dinamika pembangunan dan tantangan global saat ini, peran pers semakin krusial dalam menangkal disinformasi serta menjaga ruang publik tetap sehat dan produktif. Informasi yang akurat dan bertanggung jawab dinilai mampu membangun optimisme serta kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Momentum Hari Pers Nasional 2026 ini, kata Suhardi Duka, harus dijadikan ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama antara pemerintah dan insan pers untuk terus bersinergi membangun Sulawesi Barat.
Ia berharap pers di Sulbar terus meningkatkan kualitas jurnalistik, menjaga independensi, serta menjunjung tinggi kode etik dalam setiap produk pemberitaan. Dengan demikian, pers dapat menjadi kekuatan positif dalam mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
“Dengan pers yang kuat dan sehat, demokrasi akan tumbuh dengan baik, dan pembangunan akan berjalan sesuai harapan masyarakat,” tutup Suhardi Duka.
Peringatan HPN 2026 di Sulawesi Barat diharapkan semakin mempererat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers, sekaligus memperkokoh peran pers sebagai penjaga demokrasi dan penggerak pembangunan di Bumi Tanah Malaqbi.










