MAMUJU – Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) Provinsi Sulawesi Barat bergerak cepat merealisasikan hasil Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) I dengan menghadirkan program nyata bagi masyarakat. Berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju, KKSS Sulbar menggelar Pelatihan Keterampilan Kemandirian Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan yang berlangsung di Mamuju, Rabu (24/6/2026).
Pelatihan yang merupakan bagian dari sub-kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Tahun Anggaran 2026 tersebut menjadi langkah awal implementasi program kerja KKSS Sulbar yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Mamuju Hj. Masita Syam, Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Hj. Sahari Bulan, S.H., Sekretaris DPPPA Kabupaten Mamuju Hj. Nurmiati, serta Ketua Harian BPW KKSS Sulbar DR. Yusran, M.Pd.I., bersama jajaran pengurus departemen.
Sebanyak 50 peserta mengikuti pelatihan tersebut dengan antusias. Mereka berasal dari perempuan warga KKSS, komunitas Gema Difabel, hingga para ibu rumah tangga yang mewakili pelaku UMKM di Kabupaten Mamuju.
Selama pelatihan, peserta dibekali keterampilan praktis dalam mengembangkan usaha pangan olahan, mulai dari proses pembuatan produk siap saji, teknik pengemasan yang menarik dan higienis, hingga strategi pemasaran agar produk memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Melalui pelatihan ini, KKSS Sulbar berharap para peserta mampu memanfaatkan keterampilan yang diperoleh sebagai peluang usaha baru yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus mendorong lahirnya pelaku UMKM yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Di tempat terpisah, Demisioner Ketua Panitia Mukerwil I KKSS Sulbar, H. Eman Sulaiman, S.E., M.M., C.Mtr., C.IBST., memberikan apresiasi atas cepatnya realisasi program kerja hasil Mukerwil.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa KKSS Sulbar tidak hanya menyusun program di atas kertas, tetapi langsung menghadirkannya dalam bentuk aksi nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Inilah output riil yang kita canangkan di dalam Mukerwil. Kita tidak ingin program hanya sekadar narasi di atas kertas. Melalui kolaborasi bersama dinas terkait di Pemkab Mamuju, kita langsung menyentuh masyarakat, termasuk kelompok perempuan, pelaku UMKM, dan saudara-saudara kita dari komunitas difabel. Ke depan, jajaran departemen lain akan terus bergerak melahirkan aksi nyata yang berkontribusi langsung pada kemandirian ekonomi dan kemajuan Provinsi Sulawesi Barat,” tegas H. Eman Sulaiman.
Sinergi antara KKSS Sulbar dan Pemerintah Kabupaten Mamuju ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, KKSS Sulbar optimistis dapat terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.










