BMKG Warning! BPBD Sulbar Siaga Cuaca Pelabuhan, Nelayan Diminta Waspada Gelombang

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat resmi menerima laporan Prakiraan Cuaca Pelabuhan dari BMKG Kelas II Tampapadang Mamuju. Laporan bernomor B/ME.01.02/CP/02/MJU/II/2026 itu berlaku mulai 03 Februari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 06 Februari 2026 pukul 08.00 WITA, dan menjadi dasar kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi risiko cuaca dan kelautan.

Prakiraan tersebut mencakup sejumlah pelabuhan strategis di Sulbar, di antaranya Tanjung Silopo, Polewali, Tinambung, Majene, Pelabuhan Baru Majene, Palipi, Pamboang, Dermaga Dungkait, hingga Pelabuhan Ferry Mamuju. Seluruh wilayah ini dinilai perlu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap perubahan angin, arus, dan tinggi gelombang laut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa penerimaan dan pemantauan rutin informasi BMKG merupakan bagian dari langkah antisipatif sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, agar potensi bencana hidrometeorologi dapat dihadapi sejak dini.

“Pusdalops BPBD secara konsisten memonitor informasi resmi BMKG sebagai dasar peringatan dini. Data ini sangat krusial untuk mendukung keselamatan aktivitas pelayaran, nelayan, dan masyarakat pesisir,” ujar Yasir Fattah, Senin (2/2/2026).

Berdasarkan rilis BMKG, kondisi cuaca dan kelautan di wilayah pelabuhan Sulbar secara umum masih relatif aman, namun tetap menyimpan potensi risiko. Visibilitas diprakirakan berkisar 6 hingga 7 kilometer, dengan suhu udara 23–32 derajat Celsius dan kelembapan cukup tinggi.

Sementara itu, kecepatan angin berada pada kisaran 1–16 knot, dengan hembusan angin (gust) yang dapat mencapai 20 hingga 24 knot pada waktu tertentu. Kondisi ini berpotensi memengaruhi stabilitas kapal, khususnya kapal kecil dan perahu nelayan.

Untuk tinggi gelombang signifikan, BMKG memprakirakan berada di kisaran 0,3–1,1 meter, namun dapat meningkat hingga 1,3–1,6 meter di beberapa pelabuhan, terutama di wilayah Majene dan sekitarnya pada periode tertentu. Selain itu, perubahan arah arus permukaan dan pasang surut juga perlu diwaspadai karena dapat membahayakan aktivitas pelayaran skala kecil.

Yasir Fattah menekankan bahwa meskipun kategori gelombang masih tergolong sedang, faktor cuaca yang dinamis tetap menuntut kehati-hatian ekstra.

“Kondisi ini tetap memerlukan kewaspadaan, terutama bagi nelayan tradisional, kapal kecil, dan layanan penyeberangan. Kami mengimbau seluruh operator pelabuhan dan masyarakat pesisir untuk selalu memantau informasi resmi BMKG serta berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait sebelum melaut,” tegasnya.

BPBD Sulbar memastikan Pusdalops akan terus melakukan pemantauan dan siap menyampaikan informasi lanjutan apabila terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem. Keselamatan pelayaran dan aktivitas pesisir ditegaskan menjadi prioritas utama.

Berita Terkait

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Berita Terbaru