Mamuju Tengah – Upaya cepat dan tepat dilakukan jajaran Polsek Pangale dalam meredam potensi konflik antarwarga di Desa Kuo, Kecamatan Pangale. Ps. Kanit Reskrim Polsek Pangale, Aipda Muslimin, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kuo turun langsung melakukan problem solving setelah menerima informasi terkait dugaan perkelahian antarwarga, Jumat (12/12/2025).
Iklan Bersponsor Google
Langkah responsif ini menjadi bentuk kehadiran Polri sebagai penjamin keamanan dan penjaga kerukunan masyarakat. Sesampainya di lokasi, Aipda Muslimin dan Bhabinkamtibmas segera mempertemukan kedua pihak untuk mendengarkan kronologi yang disampaikan masing-masing, sekaligus mencari titik temu penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan.
Aipda Muslimin menegaskan bahwa pendekatan dialog selalu menjadi jalan terbaik untuk menghindarkan warga dari tindakan yang dapat berkaitan dengan pelanggaran hukum.
“Tujuan kami adalah memastikan permasalahan ini tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Penyelesaian secara kekeluargaan menjadi langkah terbaik agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Aipda Muslimin.
Dalam proses mediasi yang berlangsung lancar itu, kedua belah pihak sepakat berdamai tanpa syarat, berkomitmen menjaga hubungan baik, serta tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu keributan di kemudian hari.
Polsek Pangale juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak ragu menyampaikan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat. Penanganan cepat diyakini mampu mencegah konflik tumbuh menjadi masalah besar.
Berakhirnya proses problem solving ini membuat situasi Desa Kuo kembali aman, kondusif, dan harmonis, sekaligus menegaskan kehadiran Polri sebagai solusi atas setiap persoalan di tengah masyarakat.
Iklan Google AdSense










