Iklan Google AdSense

Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju Tengah – Upaya cepat dan tepat dilakukan jajaran Polsek Pangale dalam meredam potensi konflik antarwarga di Desa Kuo, Kecamatan Pangale. Ps. Kanit Reskrim Polsek Pangale, Aipda Muslimin, bersama Bhabinkamtibmas Desa Kuo turun langsung melakukan problem solving setelah menerima informasi terkait dugaan perkelahian antarwarga, Jumat (12/12/2025).

Iklan Bersponsor Google

Langkah responsif ini menjadi bentuk kehadiran Polri sebagai penjamin keamanan dan penjaga kerukunan masyarakat. Sesampainya di lokasi, Aipda Muslimin dan Bhabinkamtibmas segera mempertemukan kedua pihak untuk mendengarkan kronologi yang disampaikan masing-masing, sekaligus mencari titik temu penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan.

Baca Juga :  Disinggung Soal TBS di Medsos, Relawan Maju Bersama Arsal-Askary Sebut Pemerintah Hanya Bisa Menetapkan Harga TBS, Bukan Menentukan

Aipda Muslimin menegaskan bahwa pendekatan dialog selalu menjadi jalan terbaik untuk menghindarkan warga dari tindakan yang dapat berkaitan dengan pelanggaran hukum.

“Tujuan kami adalah memastikan permasalahan ini tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Penyelesaian secara kekeluargaan menjadi langkah terbaik agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Aipda Muslimin.

Dalam proses mediasi yang berlangsung lancar itu, kedua belah pihak sepakat berdamai tanpa syarat, berkomitmen menjaga hubungan baik, serta tidak mengulangi tindakan yang dapat memicu keributan di kemudian hari.

Baca Juga :  Pilkades Serentak di Mateng Usai, Berikut Deretan Nama-nama Yang Terpilih

Polsek Pangale juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak ragu menyampaikan setiap potensi gangguan keamanan kepada aparat kepolisian atau Bhabinkamtibmas setempat. Penanganan cepat diyakini mampu mencegah konflik tumbuh menjadi masalah besar.

Berakhirnya proses problem solving ini membuat situasi Desa Kuo kembali aman, kondusif, dan harmonis, sekaligus menegaskan kehadiran Polri sebagai solusi atas setiap persoalan di tengah masyarakat.

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Angin Kencang Hantam Pesisir Budong-Budong, Rumah Warga Rata Diterpa Pohon Kelapa
Kapal Tenggelam di Samarinda, Lima ABK Ditemukan Selamat Terombang-Ambing di Laut, Tiga Masih Hilang
Bupati Mateng Dampingi Gubernur Sulbar Tinjau Bendungan Budong-Budong: Proyek Rp1 Triliun Menuju Kemandirian Pangan
Mamuju Tengah Mundur dari Porprov 2026, Bupati Arsal Aras Ungkap Alasan Keuangan Daerah Menjadi Faktor Utama
Bupati Arsal Aras Buka Konferensi PGRI Mateng: Guru Ujung Tombak Menuju Indonesia Emas 2045
Kucing Menyebrang, PNS di Pasangkayu Alami Laka Lantas Tunggal
Dewan Pemuda Mamuju Tengah Desak Transparansi E-Parkir, DPRD Janji Gelar RDP
DPRD Mateng Bongkar Isu Staf Siluman di Rekrutmen P3K Paruh Waktu
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:16 WIB

Cegah Konflik Melebar, Polsek Pangale Gerak Cepat Damai Dua Warga Kuo

Jumat, 31 Oktober 2025 - 12:39 WIB

Angin Kencang Hantam Pesisir Budong-Budong, Rumah Warga Rata Diterpa Pohon Kelapa

Jumat, 31 Oktober 2025 - 10:10 WIB

Kapal Tenggelam di Samarinda, Lima ABK Ditemukan Selamat Terombang-Ambing di Laut, Tiga Masih Hilang

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 21:47 WIB

Bupati Mateng Dampingi Gubernur Sulbar Tinjau Bendungan Budong-Budong: Proyek Rp1 Triliun Menuju Kemandirian Pangan

Jumat, 10 Oktober 2025 - 09:51 WIB

Mamuju Tengah Mundur dari Porprov 2026, Bupati Arsal Aras Ungkap Alasan Keuangan Daerah Menjadi Faktor Utama

Berita Terbaru