Data Blankspot 2026 Sulbar Dikunci Lewat Kemenkomdigi

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), terus mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk aktif membangun kerja sama strategis dengan kementerian dan lembaga, baik di tingkat pusat maupun daerah. Fokus utama kolaborasi tersebut adalah sinkronisasi data sebagai fondasi kuat dalam merancang dan mengeksekusi program pembangunan strategis di Sulawesi Barat.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ridwan Djafar, melakukan koordinasi langsung ke Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi). Langkah ini ditempuh guna memperoleh update terbaru data desa blankspot jaringan seluler tahun 2026.

Koordinasi berlangsung di Kantor PMT Kemenkomdigi, Gedung Kemenkomdigi Lantai 6, Jalan Medan Merdeka Barat Nomor 9, Jakarta Pusat, Senin, 2 Februari 2026. Dalam pertemuan tersebut, Kadis KominfoSS Sulbar bertemu dengan Ibu Lury bersama tim selaku Person in Charge (PIC) PMT dari Direktorat Pengendalian Infrastruktur Digital Kemenkomdigi.

Ridwan Djafar menjelaskan, koordinasi ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat basis data dan sistem pemantauan infrastruktur telekomunikasi, khususnya terkait cakupan jaringan seluler serta wilayah yang hingga kini belum terlayani secara optimal.

“PMT Kemenkomdigi menyampaikan bahwa permintaan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terkait pembaruan data desa blankspot seluler tahun 2026 saat ini sedang dalam proses penyiapan,” ujar Ridwan.

Ia menambahkan, data tersebut ditargetkan akan diserahkan kepada PIC DiskominfoSS Sulawesi Barat dalam waktu dua minggu ke depan. Tak hanya itu, Pemprov Sulbar juga dapat mengakses data sebaran jaringan 4G, jumlah site dan BTS, hingga bentangan kabel fiber optik (FO) secara real time melalui laman resmi pmt.kominfo.go.id.

“Akses data ini sangat penting dan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan infrastruktur digital,” tegasnya.

Melalui koordinasi intensif ini, Dinas KominfoSS Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan Kemenkomdigi, demi memastikan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi. Langkah ini menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan layanan telekomunikasi serta menutup kesenjangan digital di seluruh pelosok Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:16 WIB

Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital

Berita Terbaru