Iklan Google AdSense

Dialog Kebangsaan di Sulbar Gaungkan Perlawanan pada Terorisme

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Ikatan Muhammadiyah Mamuju (IMM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengajak pelajar dan mahasiswa ikut menggaungkan perlawanan pada paham terorisme dan menangkal hoax di era digital. FKPT mengungkap fenomena masyarakat saat ini yang cepat percaya hoax yang dibungkus dengan sentimen agama.

Iklan Bersponsor Google

Hal itu disampaikan Ketua FKPT Sulbar M Sahlan dalam dialog kebangsaan bareng 80 pelajar dan mahasiswa di Aflah Hotel Mamuju, Sabtu (16/8/2025). Sahlan juga menyingung pentingnya keterlibatan pemuka agama guna meluruskan pemahaman di tengah-tengah masyarakat.

“Masyarakat kita hari ini lebih cepat percaya hoax yang dibungkus sentimen agama ketimbang pengetahuan dari sumber agama itu sendiri. Tokoh agama harus hadir menjadi agen perubahan dalam meluruskan pemahaman dan menebar moderasi,” ujar Sahlan.

Baca Juga :  KKSS Sulbar Gerak Cepat! Satgas Bencana Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh–Sumatera

Selain itu, Sahlan memaparkan pentingnya peran FKPT dalam memberikan saran strategis kepada presiden terkait pencegahan paham radikal. Ia menjelaskan bahwa FKPT dibentuk untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai ancaman terorisme berbasis kearifan lokal.

“Serta bertanggung jawab langsung kepada BNPT,” lanjutnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulbar, Nur Salim Ismail yang jadi pembicara dalam kegiatan ini menekankan pentingnya peran warga Sulbar sebagai aktor kerukunan di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya. Ia mengajak warga agar senantiasa menjunjung sikap saling menghormati.

“Dengan sikap saling menghormati, kita bisa menjaga Sulbar tetap damai dan harmonis sekaligus memperkuat ikatan sosial,” ungkapnya.

Senada, Ketua Ikatan Muhammadiyah (IMM) Mamuju, Ihsan Al Fatih menyoroti bahaya intoleransi yang kerap muncul dalam bentuk ujaran kebencian, diskriminasi, hingga kekerasan. Ia menyebut sejumlah faktor utama lahirnya intoleransi seperti maraknya hoax dan fanatisme buta.

Baca Juga :  Kejati Sulbar Gelar Seminar Hukum Besar-Besaran, Bahas Strategi “Follow The Asset & Follow The Money”

“Sejumlah faktor lahirnya intoleransi adalah minimnya pendidikan nilai toleransi, maraknya hoax di media sosial, fanatisme buta, serta kesenjangan sosial,” papar Ihsan.

Dialog Kebangsaan bertema “Ayo Bersama-Sama Menangkal Masuknya Paham Intoleran, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme di Provinsi Sulbar” digelar dalam upaya menjaga keutuhan bangsa dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan ini dihadiri 80 pelajar dan mahasiswa serta tokoh agama.

Dialog ini diharapkan mampu menjadi ruang edukasi publik dan penguatan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat Sulbar untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme, demi terciptanya kehidupan berbangsa yang damai dan rukun.

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

Hujan, Petir, dan Angin Kencang Mengintai Sulbar, BMKG Keluarkan Peringatan Serius
Berkas Kasus Oli Palsu di Polman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Polda Sulbar Prioritaskan Proses Hukum Lokal
Diduga Serobot 42 Hektare Hutan Lindung Sejak 2013, PT Letawa Dilaporkan ke Polda Sulbar
Petani Lansia di Mamasa Ditemukan Tewas Gantung Diri, Warga Geger
Lagi-lagi Praperadilan Tumbang, Gugatan Basid Kasus Pintu Gerbang Ditolak Hakim PN Mamuju
Kisruh Kadin Sulbar Memanas, Muscab Polman Disorot, Pengurus Provinsi Minta Karateker Segera Diturunkan
Gugatan Praperadilan Kasus Korupsi Pintu Gerbang Mamuju Ditolak, Penetapan Tersangka oleh Polda Sulbar Sah
LSM Merdeka: OTT Oknum Kejaksaan Harus Diproses KPK, Bukan Dilimpahkan ke Kejagung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Januari 2026 - 15:19 WIB

Hujan, Petir, dan Angin Kencang Mengintai Sulbar, BMKG Keluarkan Peringatan Serius

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:23 WIB

Berkas Kasus Oli Palsu di Polman Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Polda Sulbar Prioritaskan Proses Hukum Lokal

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:03 WIB

Diduga Serobot 42 Hektare Hutan Lindung Sejak 2013, PT Letawa Dilaporkan ke Polda Sulbar

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:08 WIB

Petani Lansia di Mamasa Ditemukan Tewas Gantung Diri, Warga Geger

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:32 WIB

Lagi-lagi Praperadilan Tumbang, Gugatan Basid Kasus Pintu Gerbang Ditolak Hakim PN Mamuju

Berita Terbaru