Dugaan Bunuh Diri Terjadi Lagi di Mamasa

MAMASA –Seorang ibu rumah tangga kelahiran Tatale yang berdemosili di Dusun Katoan, Desa Rantetangnga ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung dilantai dua rumahnya di Dusun Katoan pada hari minggu, 20 November 2022.

Korban JLP (30) ditemukan pertama kali oleh Dorkas Datu yang merupakan ibu kandung korban pada sekitar pukul 16.30 wita saat itu dirinya naik ke lantai 2 rumah tempat tinggal korban dan menemukan korban sudah dalam keadaan tergantung di palang langit-langit dengan menggunakan kain sarung.

Karena terkejut kemudian ibu Dorkas berteriak minta tolong hingga tetangga korban datang ke TKP termasuk Kepala Desa Rantetangnga, Amos Kariwangan yang kemudian berkoordinasi dengan kepolisian

Sesuai keterangan ibu Dorkas, diri terakhir kali melihat korban pada hari minggu tanggal 20 November 2022 sekitar pukul 14.00 wita dimana korban mengeluh sakit pada bagian perut, ia juga mengatakan bahwa korban dalam 1 tahun terakhir mengalami penyakit jantung dan harus berobat sebulan sekali ke RSUD Polewali.

Senada dengan ibu Dorkas, Darmawati yang merupakan saudara kandung dari korban mengatakan jika dirinya terakhir kali bertemu dengan korban pada hari Minggu 20 November 2022 sekitar pukul 11.00 wita pada saat ia pulang dari gereja.

Kata Darmawati, Korban sempat bercerita kepadanya tentang kondisi sakit perut bagian belakang yang terasa sakit terus menerus dan juga mengeluhkan tentang penyakit jantung yang di deritanya selama 1 tahun terakhir.

Kapolres Mamasa AKBP Harry Andreas yang dihubungi membenarkan peristiwa tersebut

“Benar Mas Kejadiannya tadi malam,” Kata Kapolres.

Saat ini kata Kapolres tindakan yang diambil pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah Saksi-saksi

“Untuk memastikan kematian korban, kita sudah melakukan visum di rumah sakit umum Banua Mamasa,” Tutup Kapolres

Sesuai informasi dari warga, suami korban saat kejadian sedang berada di Pulau Kalimantan.(Leo)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *