Festival Sandeq Teluk Mandar Resmi Dibuka, Wagub Sulbar: Sandeq Bukan Sekadar Perahu, Tapi Kebanggaan Kita

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga secara resmi membuka Festival Sandeq Teluk Mandar yang digelar di anjungan pantai Labuang, Kabupaten Majene, Jumat 12 September 2025.

Acara ini menjadi magnet bagi ratusan warga dan wisatawan yang antusias menyaksikan rangkaian lomba segitiga perahu sandeq.

Dalam sambutannya, pasangan gubernur Sulbar Suhardi Duka ini menyampaikan, bahwa festival Sandeq Teluk Mandar ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga upaya melestarikan budaya bahari yang menjadi identitas masyarakat pesisir.

“Festival ini diharapkan menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat lokal,” ujar Salim S Mengga.

Dalam kesempatan ini, Wagub Salim menyebut, bahwa perahu Sandeq bukan sekedar perahu, tetapi kebanggaan kita semua. Sarana angkut tradisional yang pernah mengarungi lautan hingga ke Malaysia.

Selain Sande, dulu juga ada perahu tradisional lain yang disebut Ba’go, dengan kapasitas muatan hingga 250 ton, dan membawa kopra ke Jawa, dan kembali membawa berbagai kebutuhan pokok ke Mandar.

Wakil Gubernur Sulbar, mengajak untuk tetap melestarikan budaya perahu sandeq agar tidak punah atau tergeser oleh pengaruh zaman.

“Mari kita jaga dan lestarikan Sandeq sebagai warisan budaya yang berharga”, ungkapnya.

Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Majene, yang telah menggalakkan tradisi berlayar menggunakan perahu-perahu tradisional.

“Semoga semangat ini menjiwai kita semua untuk bersama-sama melestarikan budaya dan tradisi hidup di lautan,” tegasnya.

Kepala dinas Kebudayaan Majene Ahmad J mengatakan, festival perahu sandeq Teluk Mandar bertujuan sebagai implementasi visi pemerintah daerah, yaitu mewujudkan masyarakat yang mandiri dan berbudaya.

Selain itu, festival ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui multiplier effect yang dihasilkan dari pelaksanaan event, seperti perputaran ekonomi dan peluang usaha bagi masyarakat.

Festival perahu Sandeq Teluk Mandar ini menampilkan lomba segitiga, diikuti 34 perahu sandeq yang akan dimulai pada hari Sabtu 13 September sampai 14 September 2025.

Suasana semakin meriah dengan kehadiran UMKM lokal yang menjajakan aneka kuliner khas daerah. Masyarakat pun terlihat antusias mengikuti jalannya acara. Beberapa wisatawan bahkan mengabadikan momen dengan kamera, menjadikan pembukaan festival ini sebagai promosi wisata bahari Majene.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru