IJS Guncang Mamuju! Bedah Buku “Teror Moral” Sedot Antusias Mahasiswa dan Gaungkan Gerakan Literasi

- Jurnalis

Rabu, 19 November 2025 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baiq Sukma Widiawati—jurnalis sekaligus Bidang Pemberdayaan Perempuan IJS—sebagai salah satu pemateri utama

Baiq Sukma Widiawati—jurnalis sekaligus Bidang Pemberdayaan Perempuan IJS—sebagai salah satu pemateri utama

Mamuju — Suasana Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Mamuju mendadak ramai dan penuh energi intelektual, Rabu (19/11/2025). Bedah buku Teror Moral yang digelar Lingkar Literasi Insentif (Lintas) Mamuju sukses menyedot perhatian puluhan mahasiswa, dengan menghadirkan Baiq Sukma Widiawati—jurnalis sekaligus Bidang Pemberdayaan Perempuan IJS—sebagai salah satu pemateri utama.

Acara ini menghadirkan tiga pembicara kompeten, yakni Bung Gie Sugianto, Muh. Fiqra Haikal, serta Baiq Sukma Widiawati yang tampil memukau melalui perspektif jurnalisme dan isu pemberdayaan perempuan dalam membaca fenomena moralitas di tengah masyarakat.

Diskusi dibuka dengan pemaparan mendalam mengenai isi buku Teror Moral, kemudian dilanjutkan sesi dialog interaktif selama dua jam. Suasana diskusi berlangsung dinamis—bahkan memanas—ketika peserta mulai mengaitkan isu moralitas dengan realitas sosial, peran media, serta tantangan generasi muda dalam menghadapi arus informasi digital.

Tak kurang dari 60 mahasiswa dari berbagai kampus di Mamuju turut memadati ruangan. Antusiasme mereka terlihat dari banyaknya pertanyaan kritis yang dilontarkan, terutama terkait fenomena sosial dan dinamika moral di era modern.

Dalam penyampaiannya, Baiq Sukma menekankan pentingnya ruang-ruang literasi yang kritis dan terbuka bagi generasi muda.
“Semoga kegiatan ini menjadi ruang positif yang menambah wawasan mahasiswa dalam melihat serta mengkritisi kondisi sosial saat ini,” ujarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Mamuju, Muh. Fauzan. Ia mengapresiasi tingginya partisipasi generasi muda dalam kegiatan literasi yang digelar di lingkungan perpustakaan.
“Saya berharap perpustakaan setiap hari ramai seperti ini. Ke depan, perpustakaan harus menjadi pusat pembelajaran dan memberi dampak positif bagi semua,” tegasnya.

Bedah buku ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan literasi di Mamuju, sekaligus mendukung program pemerintah Sulbar, Mandarras, dalam memperkuat budaya membaca dan ruang diskusi publik.

Kegiatan ini bukan sekadar bedah buku—tetapi sinyal kuat bahwa geliat literasi di Mamuju kembali bangkit dan siap mencetak generasi yang lebih kritis, peduli, dan progresif.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru