Instruksi Bupati Wajo, Jembatan Gantung Desa Tadangpalie Diperbaiki Tahun Depan

- Jurnalis

Minggu, 19 Desember 2021 - 03:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATTA.CO|Banjir yang melanda Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu, mengakibatkan banyak kerusakan. Tidak hanya permukiman warga dan lahan pertanian, banjir juga merusak beberapa infrastruktur. Salah satunya jembatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, terdapat 20 jembatan yang ada di empat kecamatan di Wajo ikut terdampak banjir. Terparah, jembatan gantung di Desa Tadangpalie, Kecamatan Sabbangparu. Jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat Dusun Abbanuang’e itu rusak parah dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Pertanahan (PUPRP) Wajo, Andi Pameneri, menyampaikan pihaknya telah menerima laporan rusaknya jembatan gantung di Desa Tadangpalie. Menurutnya, jembatan Di Desa Tadangpalie tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian pemerintah daerah dengan memasukkannya ke dalam perencanaan penanganan pada 2022 nanti.

“Kami sudah terima laporannya dan ini memang telah menjadi perhatian dan instruksi Bapak Bupati (Amran Mahmud). Insyaallah kami akan tangani awal tahun 2022 nanti dengan menggunakan anggaran swakelola,” kata Pameneri, Jumat (17/12/2021).

Pameneri menjelaskan, pembangunan infrastruktur memang menjadi perhatian dan merupakan salah satu program prioritas Bupati dan Bapak Wakil Bupati Wajo, Amran Mahmud-Amran.

“Oleh karena itu, kita juga memaksimalkan penggunaan anggaran swakelola untuk penanganan skala kecil dan pemeliharaan infrastruktur yang membutuhkan penanganan cepat,” ucapnya.

Sementara, Camat Sabbangparu, Andi Wana, menyampaikan kondisi jembatan gantung di Desa Tadangpalie memang udah rapuh dan butuh penanganan. Selama ini masyarakat yang berswadaya memperbaiki.

“Kondisi jembatan gantung itu memang telah rapuh dan butuh renovasi, begitu diterjang banjir 7 Desember kemarin, akhirnya jadi rusak parah,” ungkapnya.

Padahal, kata dia, jembatan ini merupakan akses alternatif masyarakat setempat untuk bepergian serta sangat dibutuhkan masyarakat pada saat panen untuk menjual hasil kebunnya.

“Meski jembatan gantung ini bukanlah satu-satunya akses masyarakat ke ibu kota kecamatan, namun beberapa akses jalan jaraknya cukup jauh. Lewat jembatan ini bisa lebih menghemat waktu dan jarak. Apalagi untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan masyarakat,” sebutnya.

Dia berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan upaya perbaikan agar akses jembatan bisa dilalui kembali masyarakat. Apalagi Dusun Abbanuang’e adalah daerah yang secara geografis dikelilingi aliran Sungai Walennae. Ada sekitar 100 kepala keluarga (KK) yang merasakan dampak dari rusaknya jembatan gantung tersebut. (*)

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru