MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mulai memanaskan mesin konsolidasi politik pasca-Pemilu. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulbar, Muh. Darwis Damir, didampingi Kepala Bidang Politik Nur Milu, melakukan kunjungan silaturahmi, pembinaan, dan penguatan kerja sama ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulbar, Jumat, 9 Januari 2026.
Iklan Bersponsor Google
Kunjungan ini bukan agenda seremonial belaka. PDIP menjadi titik singgah strategis setelah sebelumnya Kesbangpol Sulbar menyambangi Partai Demokrat. Langkah ini menandai keseriusan Pemprov Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam membangun komunikasi politik yang sehat, terbuka, dan produktif dengan seluruh partai politik.
“Ini bukan sekadar silaturahmi formal. Kami ingin hubungan kerja antara pemerintah daerah dan partai politik benar-benar hidup, saling menguatkan, dan berdampak langsung pada kualitas demokrasi di Sulawesi Barat,” tegas Muh. Darwis Damir di hadapan jajaran pengurus PDIP Sulbar.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun penuh gagasan strategis itu, berbagai isu krusial mengemuka. Mulai dari penguatan pendidikan politik masyarakat, penataan tata kelola bantuan keuangan partai agar semakin rapi dan akuntabel, hingga dorongan agar generasi muda tidak sekadar menjadi penonton, melainkan aktor aktif dalam proses demokrasi.
Kesbangpol Sulbar pun telah menyiapkan langkah lanjutan yang terstruktur. Di antaranya, bimbingan teknis (bimtek) bagi pengurus partai politik terkait mekanisme pelaporan keuangan, serta penguatan program pendidikan politik bagi pemilih pemula dan pemuda hingga ke tingkat kabupaten. Semua langkah itu diarahkan untuk satu tujuan besar: menjaga stabilitas politik sekaligus meningkatkan kualitas partisipasi demokrasi di Sulbar.
Tak hanya itu, Kesbangpol juga tengah mempersiapkan terobosan baru berupa penyusunan template struktur kepengurusan partai politik periode 2024–2029. Inisiatif ini diharapkan menghadirkan peta kepengurusan partai yang lebih tertib, transparan, dan mudah diakses sebagai bagian dari penguatan kelembagaan politik daerah.
“Kami ingin koordinasi yang lebih nyata dengan partai politik, bukan hanya dalam komunikasi, tetapi juga dalam mendukung program-program pemerintah daerah. Terutama pendidikan politik dan tata kelola bantuan keuangan partai. Karena itu, kami akan siapkan bimbingan teknis agar pelaporan pertanggungjawaban dilakukan secara benar dan akuntabel. Di saat yang sama, partai politik kami dorong mengambil peran lebih aktif membina pemilih pemula dan generasi muda,” tegas Darwis.
Langkah Kesbangpol Sulbar ini mendapat sambutan positif dari PDIP Sulbar. Syamsul, selaku Liaison Officer (LO) DPD PDIP Sulbar, memastikan seluruh hasil pertemuan akan disampaikan kepada pimpinan partai. “Apa yang dibicarakan hari ini tentu akan kami tindak lanjuti secara internal,” ujarnya.
Menutup pertemuan, Muh. Darwis Damir menitipkan salam untuk Ketua dan Sekretaris DPD PDIP Sulbar, menandai bahwa komunikasi politik ini tidak berhenti di satu meja pertemuan. Rangkaian kunjungan Kesbangpol ke partai-partai politik di Sulawesi Barat masih akan terus berlanjut, dan dari setiap dialog, arah baru politik Sulbar perlahan mulai disusun—lebih tertib, partisipatif, dan berorientasi pada penguatan demokrasi daerah.
Iklan Google AdSense










