IB Melejit, Kelahiran Sapi Sulbar Tembus 1.928 Ekor

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Program Inseminasi Buatan (IB) yang digencarkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menunjukkan hasil signifikan. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP), Pemprov Sulbar mencatat angka kelahiran sapi hingga tahun 2025 mencapai 1.928 ekor, melonjak dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 1.687 ekor.

Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan strategi penguatan sektor peternakan berbasis teknologi reproduksi. Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, mengungkapkan bahwa program IB menjadi instrumen penting dalam meningkatkan populasi sapi unggul sekaligus memperbaiki kualitas genetik ternak di Sulbar.

“Program IB ini adalah implementasi nyata dalam mendukung visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya di sektor peternakan. Di sisi lain, ini juga sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujar Hamdani, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, keberhasilan IB tidak hanya berdampak pada peningkatan jumlah ternak, tetapi juga memberi efek domino terhadap pemenuhan kebutuhan daging lokal serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak di Sulbar.

Sebagai bentuk kesiapan dan keberlanjutan program, Dinas TPHP Sulbar saat ini memiliki stok semen beku sebanyak 23.706 dosis. Stok tersebut berasal dari berbagai jenis ternak unggul seperti sapi Angus, Limosin, Madura, Simental, Bali, Brahman, Ongole, hingga Wagyu. Selain itu, tersedia pula semen beku untuk kerbau biasa dan kerbau belang, serta kambing unggul jenis Saanen, Boer, dan Peranakan Etawa.

Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan Dinas TPHP Sulbar, Nur Kadar, menegaskan komitmen pihaknya dalam mengawal pelaksanaan program IB agar berjalan optimal dan berkelanjutan di seluruh wilayah Sulbar.

“Kami siap memastikan program IB berjalan dengan baik dan terukur, mulai dari pendampingan peternak, kesiapan petugas lapangan, hingga pemenuhan sarana dan prasarana pendukung,” tegasnya.

Ke depan, Dinas TPHP Sulbar menargetkan peningkatan capaian kelahiran ternak melalui penguatan program IB, peningkatan kapasitas sumber daya manusia petugas lapangan, serta dukungan infrastruktur peternakan. Dengan langkah tersebut, Pemprov Sulbar optimistis populasi dan produktivitas ternak akan terus tumbuh, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan dan kesejahteraan peternak di daerah.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB