Lima Fraksi Sepakati RAPBD Perubahan Tahun 2019

- Jurnalis

Kamis, 12 September 2019 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Lima fraksi DPRD Sulbar meyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD) tahun anggaran 2019 yang berlangsung dalam Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulbar , Rabu, 11 September 2019 dalam Rapat Paripurna tentang Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi dan persetujuan bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan DPRD Provinsi Sulawesi Barat . Rapat tersebut dipimpin Ketua DPRD Sulbar, Amalia Aras didampingi Wakil Ketua DPRD, Harun

Fraksi Demokrat, melalui juru bicara Yahuda menyampaikan, APBD mempunyai peran yang sangat strategis untuk mendukung aktivitas pemerintah dalam menjalankan fungsinya, baik untuk menunjang pelayanan publik, implementasi berbagai macam regulasi, meningkatkan pembangunan di berbagai sektor dan untuk pemberdayaan masyarakat.

“Kami dari Fraksi Demokrat menyetujui agar ranperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 dapat menjadi peraturan daerah. Kami berharap agar nantinya RAPBD Perubahan betul-betul dimaksimalkan agar menghasilkan APBD dan Peraturan Daerah yang benar-benar memenuhi keinginan masyarakat Sulawesi Barat,” harap Yahuda.

Fraksi Partai Golkar, melalui juru bicara Sudirman menyampaikan, bahwa ranperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 Provinsi Sulawesi Barat telah diserahkan untuk dibahas bersama dengan DPRD Provinsi Sulawesi Barat, dan proses pembahasan ranperda ini telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme.

“Kami sampaikan bahwa Fraksi Partai Golkar dapat memahami dan menerima ranperda tentang APBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 untuk disetujui menjadi Perda ” kata Sudirman

Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Abdul Halim meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat agar tetap melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019, dimana masih terdapat kegiatan yang seharusnya dirasakan oleh masyarakat tapi dalam pelaksanaannya dilakukan secara tidak profesional sehingga program ataupun kegiatan tersebut tidak dinikmati oleh masyarakat Sulawesi Barat secara merata.

“Kepada Pemerintah Provinsi agar terus memperhatikan aspek prinsip keadilan anggaran dan pemerataan secara profesional tanpa diskriminasi,”ujar Abdul Halim.

Fraksi PAN melalui juru bicaranya Mukhtar Belo menyampaikan, bahwa ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2019 Provinsi Sulawesi Barat telah diserahkan untuk dibahas bersama DPRD Provinsi Sulawesi Barat, dan proses pembahasan ranperda ini telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme.

“Kami sampaikan, bahwa Fraksi PAN dapat memahami dan menerima RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2019 untuk disetujui menjadi Peraturan Daerah, dengan catatan memperhatikan hasil rapat finalisasi Badan Anggaran dan TPAD,”kata Mukhtar Belo

Fraksi Indonesia Hebat melalui juri bicaranya Abd. Rahim menyampaikan, semangat untuk memajukan daerah ini sebagai wujud untuk meletakkan cita-cita awal pembentukan Provinsi Sulawesi Barat harus selalu dijaga dipelihara dan ditingkatkan, seiring perkembangan dinamika masyarakakat menuntut pemerintah agar semakin peka dan paham akan kebutuhan dasar masyarakat dalam merumuskan program-program yang lebih berpihak terhadap peningkatan dan perkembangan ekonomi masyarakat dan infrastruktur ini kedepannya harus lebih fokus terhadap urusan-urusan wajib.

“Perlu percepatan program-program /kegiatan yang belum jalan, terutama program fisik,” ucap Rahim.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Madar menyampaikan, Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 merupakan wujud kongkrit dari kerjasama antara pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan merupakan tindak lanjut dari nota kesepakatan antara pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah melalui Penandatanganan KUA PPAS. Pada proses pembicaraan pendahuluan dengan DPRD beberapa waktu yang lalu, pemerintah daerah juga telah mendapatkan masukkan yang konstruktif dari anggota DPRD.

“Kebijakan belanja mengalami perubahan karena adanya pergeseran dan peningkatan anggaran belanja baik dari belanja tidak langsung maupun belanja langsung. Smua pihak yang terkait dengan pengelolaan keuangan daerah untuk bersama-sama meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan produktifitas dari setiap rupiah alokasi anggaran daerah dengan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat,” kata ABM .

Selain Gubenrur Sulbar, Ali Baal Masdar, Ketua DPRD Sulbar, Amalia Aras, para juru bicara Fraksi-fraksi juga turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar, Harun, Anggota DPRD Sulbar, Kepala OPD lingkup Sulbar, serta undangan lainnya. (ilham)

Berita Terkait

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Sekda Sulbar Junda Maulana Luncurkan SI-EVAL KINANTI, Evaluasi Kinerja Pemerintah Kini Digital
DKP Sulbar Matangkan APBD 2027, Target PAD Rp670 Juta dan Efisiensi Anggaran Jadi Fokus
Gubernur Sulbar Kukuhkan Pengurus FKUB 2026–2031, Kerukunan Umat Beragama Jadi Prioritas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB