LPKA Mamuju MoU Bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Prov. Sulawesi Barat Dalam Program Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Selasa, 3 Desember 2024 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy



. LPKA Mamuju Jalin Kerja Sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Sulawesi Barat Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan

Mamuju – Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Mamuju, Bambang Suryanto menandatangani perjanjian kerja sama dengan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat l, Syamsul Ma’rif,S.P.,M.M.A. sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan kosong di Lapas/Rutan/LPKA. Selasa, (2/12/24).

Kegiatan perjanjian yang dilaksanakan di aula Dinas TPHP ini dihadiri langsung oleh Ka.LPKA Mamuju, Bambang bersama Kasi Pembinaan, beserta Kalapas Perempuan Mamuju, Marwati bersama Kasubsi Pembinaan dan disambut langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan peternakan Provinsi Sulawesi Barat, Syamsul Ma’rif beserta jajarannya. Perjanjian ini bertujuan untuk memanfaatkan lahan kosong di lingkungan LPKA Mamuju dalam mendukung ketersediaan pangan nasional.

Dalam kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tidak produktif menjadi lahan pertanian dan peternakan yang menghasilkan. Program ini mencakup penyedian pelatihan dan pendampingan di bidang pertanian dan peternakan bagi Anak Binaan Pemasyarakatan, pemanfaatan lahan di LPKA Kelas Il Mamuju untuk kegiatan pertanian dan peternakan, peningkatan kapasitas petugas pemasyarakatan terkait kegiatan pertanian dan peternakan, penyediaan bibit, pupuk, dan alat-alat pertanian dan peternakan serta monitoring dan evaluasi bersama atas pelaksanaan program.

Kepala LPKA Mamuju menyampaikan bahwa kerja sama ini tidak hanya mendukung program ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan anak binaan dengan keterampilan baru yang bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat. Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Sulawesi Barat, Syamsul berharap kerja sama ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Sulawesi Barat dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor pangan, sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya yang ada.

@Kumham_Sulbar @KemenkumhamRI @NewsKemenkumham #kementerianimigrasidanpemasyarakatan #imigrasidanpemasyarakatan #ditjenpas #AgusAndrianto #PamujiRaharja #BambangSuryanto #lpkamamuju

Berita Terkait

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus
APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi
7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan
Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB
30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana
52.329 Kasus ISPA di Sulbar, Balita dan Lansia Jadi Perhatian
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:14 WIB

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan

Berita Terbaru