Pemprov Sulbar Mulai Bicarakan Anggaran Pelaksanaan Pilkada

- Jurnalis

Jumat, 4 Maret 2022 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RAKYATTA.CO, MAMUJU–Jika tak ada aral melintang, Provinsi Sulawesi Barat bakal menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) di tahun 2024. Merujuk pada kesepakatan pemerintah dan penyelenggara, pemungutan suara Pemilukada Sulawesi Barat akan jatuh pada hari Rabu, 27 November 2024.

Oleh karena anggaran pelaksanaan Pemilukada dibebankan ke APBD, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat wajib untuk menyediakan ruang bagi keberlangsungan tahap demi tahap pelaksanaan Pemilukada tahun 2024. Herdin Ismail, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat mengatakan, ketersediaan anggaran untuk kesuksesan Pemilukada Sulawesi Barat mulai dibincang di internal pemerintah daerah.

Ditemui usai rapat pemantauan, evaluasi dan pelaporan perkembangan politik di daerah Tahun 2022, Herdin menguraikan, anggaran pelaksanaan Pemilukada itu sudah harus final setahun sebelum hari ‘H’.

“Kita sudah mulai membicarakannya secara serius. Tentunya melalui TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah). Dan biasanya itu akan dibicarakan dengan tim teknis. Kalau kami ini, begitu sudah ada NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah), kami melakukan verifikasi persyaratan kemudian anggaran itu dicairkan,” ucap Herdin Ismail, Jumat (4/03).

Sebelumnya diberitakan, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah (P2KD), Ditjen Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri, Horas Maurits Panjaitan menyebut, pendanaan kegiatan pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali kota bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Bagi pemerintah daerah yang bakal melaksanakan Pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024 dapat menyiapkan dana cadangan yang dikuatkan lewat Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Khusus untuk Pilkada serentak tentunya nanti lewat mekanisme membentuk dana cadangan. Ketika tahapan pelaksanaan Pilkada dimulai, maka dianggarkan dalam bentuk hibah. Syarat untuk bisa mencairkan dana hibah wajib untuk disepakati lewat penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah),” begitu kata Horas Maurits Panjaitan seperto dikutip dari rilis Puspen, Kementerian Dalam Negeri.

Kunci Sukses Pemilu dan Pemilihan; Integritas, Kolaborasi dan Kesadaran Bersama

Beberapa potensi masalah pada pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 mulai terpetakan. Semuanya berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 dan Pemilihan di tahun 2020 yang lalu.

Beberapa potensi masalah yang terkuak di forum rapat pemantauan, evaluasi dan pelaporan perkembangan politik di daerah tahun 2022 yang diinisasi Badan Kesbangpol Sulawesi Barat diantaranya, data pemilih, pengadaan dan distribusi logistik, netralitas ASN dan penyelenggara, serta berbagai potensi persoalan lainnya.

“Alhamdulillah kami sudah bekerjasama dengan Disdukcapil untuk terus memperbaiki daftar pemilih dengan melakukan pemutakhiran data penduduk. Untuk daftar pemilih, kami menyediakan ruang bagi masyarakat untuki terlibat aktif memastikan yang bersangkutan telah terdaftar dalam daftar pemilih. Bisa diakses di lindungihakmu.kpu.go.id. Sistem ini sudah konek Sidalih. Kami juga melakukan rekap tiap bulannya lewat Daftar Pemilih Berkelanjutan,” urai Ketua KPU Sulawesi Barat, Rustang yang didaulat jadi pemateri pada kegiatan itu.

Bagi Herdin, kesuksesan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan serentak tahun 2024 hanya dapat terwujud jika pemerintah, penyelenggara, peserta termasuk masyarakat senantiasa menjaga integritasnya. Kolaborasi dan sinergi dari berbagai elemen masyarakat juga jadi poin utama dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang adil dan demokratis.

“Saya kira memang diperlukan kondusivitas daerah kita ini menuju Pemilu dan Pemilhan tahun 2024 yang adil dan demokratis tersebut. Tapi ini harus ditopang oleh seluruh komponen, artinya semua harus berkolaborasi. Tanpa adanya itu, kesadaran untuk berkolaborasi dan integritas dalam diri seluruh komponen itu, niscaya apa yang menjadi harapan kita tidak akan bisa kita dapatkan. Integritas, kolaborasi dan kesadaran bersama dan kunci utama kesuksesan Pemilu dan Pemilihan itu sendiri,” tutup Herdin Ismail. (*)

Sumber:Wacana.info

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru