Perpusnas Siapkan 50 Lokus KKN Tematik di Sulbar, Mustari Mula: Ini Lompatan Besar Literasi Daerah

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Komitmen besar untuk mengakselerasi pembangunan literasi di wilayah timur Indonesia kembali ditegaskan. Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) memastikan kehadiran 50 lokus Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Provinsi Sulawesi Barat—jumlah yang disebut sebagai salah satu yang terbesar secara nasional dalam program berbasis literasi.

Program tersebut dirancang sebagai ruang strategis bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu akademik secara langsung di masyarakat, sekaligus mendorong lahirnya budaya literasi yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Barat, Mustari Mula, menyampaikan apresiasi atas komitmen Perpusnas tersebut. Menurutnya, Sulawesi Barat sangat siap menjadi pusat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat gerakan literasi daerah.

“Program KKN Tematik ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pembangunan literasi di Sulawesi Barat, salah satunya melalui Program Sulbar Mandarras yang diinisiasi oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga,” ujar Mustari Mula, Sabtu (22/11/2025).

Ia menegaskan, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat akan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kapasitas komunitas, mulai dari kemampuan membaca dan menulis hingga akses terhadap informasi berbasis digital.

Program 50 lokus KKN Tematik ini merupakan bagian dari strategi nasional Perpusnas RI dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Sinergi multipihak—mulai dari pemerintah daerah, kampus, hingga komunitas lokal—menjadi faktor kunci agar program ini berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, KKN Tematik literasi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi kegiatan komunitas, seperti taman baca mandiri, pojok literasi desa, kelas menulis kreatif, hingga penguatan perpustakaan desa sebagai pusat pengetahuan masyarakat.

Kehadiran KKN Tematik di Sulawesi Barat disebut sebagai “energi baru” bagi gerakan literasi daerah. Selain memperluas jaringan kolaborasi, program ini diyakini mampu membentuk generasi muda yang literat, adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global di era digital.

Dengan dukungan Perpusnas RI dan respons cepat pemerintah daerah, Sulawesi Barat digadang-gadang akan menjadi salah satu provinsi terdepan dalam percepatan pembangunan literasi nasional.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru