Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Sulbar Disesuaikan

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga memastikan akan melakukan penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan suci Ramadan 2026. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan ibadah puasa, tanpa mengabaikan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Junda Maulana, saat diwawancarai pada Kamis, 5 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa meski hingga saat ini petunjuk teknis resmi terkait jam kerja Ramadan belum diterbitkan oleh pemerintah pusat, Pemprov Sulbar tetap akan mengikuti ketentuan yang berlaku sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

“Petunjuk resminya memang belum ada, tetapi kita pasti akan melakukan penyesuaian jam kerja selama bulan Ramadan,” ujar Junda Maulana.

Menurutnya, pola penyesuaian jam kerja ASN saat Ramadan di Sulbar selama ini berjalan dengan baik dan relatif tidak menimbulkan kendala berarti, baik bagi ASN maupun masyarakat penerima layanan. Karena itu, skema yang diterapkan nantinya tidak akan jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Junda menjelaskan, pada hari kerja biasa ASN umumnya masuk kantor pukul 08.00 WITA. Waktu istirahat diberikan pada pukul 12.00 WITA dan kembali melanjutkan aktivitas kerja pada pukul 13.00 WITA. Sementara untuk jam pulang, biasanya ASN menyelesaikan tugas sekitar pukul 16.00 hingga 16.30 WITA.

“Untuk hari Jumat, jam kerja biasanya sedikit lebih panjang. Kemungkinan sampai sekitar pukul 17.00 WITA, menyesuaikan dengan waktu ibadah salat Jumat,” jelasnya.

Ia menegaskan, penyesuaian jam kerja tersebut bukan berarti mengurangi jam pelayanan atau menurunkan kinerja ASN. Justru sebaliknya, kebijakan ini diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara pelaksanaan ibadah puasa dengan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.

“Prinsipnya, kita menyesuaikan jam kerja agar ASN tetap bisa menjalankan ibadah dengan baik, namun pelayanan publik harus tetap optimal dan tidak boleh terganggu,” tegas Junda Maulana.

Lebih lanjut, Junda menyampaikan bahwa Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga menaruh perhatian serius terhadap disiplin dan profesionalisme ASN, terutama selama bulan Ramadan. Seluruh perangkat daerah diinstruksikan untuk tetap menjaga ritme kerja, etos pelayanan, serta kedisiplinan waktu.

Ia juga mengingatkan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar melakukan pengawasan internal secara maksimal, sehingga penyesuaian jam kerja tidak disalahartikan sebagai kelonggaran yang berdampak pada menurunnya kualitas layanan.

“Kita ingin suasana Ramadan membawa semangat positif. ASN tetap disiplin, masyarakat tetap terlayani dengan baik, dan roda pemerintahan berjalan normal,” tambahnya.

Pemprov Sulbar, kata Junda, akan segera menetapkan secara resmi penyesuaian jam kerja ASN setelah adanya surat edaran atau petunjuk dari pemerintah pusat. Setelah itu, kebijakan tersebut akan segera disosialisasikan kepada seluruh OPD, instansi, dan unit kerja di lingkungan Pemprov Sulbar.

Dengan penyesuaian jam kerja ini, Pemprov Sulbar berharap pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 2026 dapat berjalan khusyuk, sementara pelayanan publik tetap responsif, efektif, dan profesional demi kepentingan masyarakat Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan
Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital
Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran
DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU
Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS
WFH ASN Sulbar Berbasis Digital, DiskominfoSS Dampingi RSUD Optimalkan Aplikasi Fleksi
BPBD Sulbar Latih Siswa SMAN 1 Mamuju Hadapi Bencana
Diskominfo Sulbar Luncurkan Live Streaming, Warga Bisa Langsung Sampaikan Aspirasi
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:32 WIB

Sektor Sawit Sumbang 30% Perekonomian Sulbar, Sekda Junda: SDM Petani Harus Ditingkatkan

Rabu, 9 September 2026 - 20:29 WIB

Beasiswa Pendidikan hingga Stunting, Pemprov Sulbar Buka Ruang Dialog Digital

Selasa, 8 September 2026 - 22:28 WIB

Inspektorat Sulbar Ekspose Review RAPBD 2027, Soroti Efektivitas dan Akuntabilitas Anggaran

Selasa, 8 September 2026 - 22:25 WIB

DKPPKB Sulbar Edukasi Warga Mamuju Kelola Obat dengan Prinsip DAGUSIBU

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

Sulbar Perkuat Jejaring Labkesmas Mamasa Lewat Program InPULS

Berita Terbaru